JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Wali Kota Jayapura  melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama antara pemerintah Kota Jayapura dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Papua untuk mempermudah penerimaan, penyetoran, retribusi non tunai Pasar Sentral Hamadi, di  Restaurant B-One Jayapura, Selasa (29/1/2019).

 

Hal ini di realisasikan untuk menghindari banyaknya pungutan liar, penyalahgunaan dana retribusi dan pencatatan secara langsung dari transaksi di Bank Papua, sehingga menguntungkan bagi semua pihak.

Caption Foto : Suasana Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano MM., bersama Direktur Utama Bank Papua, F. Zendrato., di  Restaurant B-One Jayapura, Selasa (29/1/2019). (Foto Fransisca / lintaspapua.com )

Direktur utama Bank Papua, F. Zendrato, dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah salah satu dukungan Bank Papua kepada Kota Jayapura, begitu sebaliknya Bank Papua di dukung oleh masyarakat untuk membangun Kota Jayapura.

 

“Ini adalah Salah satu dukungan penerimaan PAD di Kota Jayapura, sebagai sarana pembangunan dan penarikan retribusi, juga mendukung Bank Papua dengan bertambahnya nasabah, Bank Papua dari masyarakat,” ujar Direktur utama Bank Papua, F. Zendrato, dalam sambutannya.

Ditambahkan, bahwa pihaknya  mendukung pembangunan di Kota Jayapura, semoga semunya bisa berinteraksi dan bermitra dengan Bank Papua.

Sementara itu,  Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM, berharap, dalam era pelayanan excellent kepada masyarakat Kota Jayapura dan menghindarkan masyarakat kota dari oknum yang menyalahgunakan dana, sehigga kerjasama ini dilakukan.

 

“Dalam rangka penerimaan dan penyetoran non tunai Pasar Sentral Hamadi, perkembangan terus naik, PAD Kota Jayapura meningkat pesat,  mulai dari  saat saya menjabat, dengan membersihkan oknum yang menyalahgunakan dana. APBD trend nya terus naik, kita bergerak memotong birokrasi yang panjang, yang rumit, dari pengurusan surat yang memakan waktu hingga bulanan, menjadikan pelayanan kami hanya dalam hitungan Jam atau satu hari jadi. Dalam hal ini, kami ingin memberikan pelayanan excellence bagi Kota Jayapura,”  kata Benhur Tomi Mano.

 

Dirinya berharap.  Kepada  Penjual kaki lima dan semua pihak mengunakan transaksi non tunai untuk menyesuaikan diri dengan era digital.

“Harus ada kerjasama non tunai ini dengan banyak pihak di kota Jayapura, ajak PKL juga menggunakan non tunai, bekerjasama dengan Bank Papua, bisa kita lakukan bersama untuk membangun kota Jayapura,” tandasnya berharap pelayanan berjalan baik.  (Fransisca / lintaspapua.com )