Diduga Sopir Mabuk, Mobil Xenia Terbalik Masuk Parit di Nolokla

0
569

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Hindari mengemudi dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol atau mabuk Miras, jika tidak ingin mengalami kecelakaan seperti yang terjadi pada mobil Daihatsu Xenia warna merah di Jalan Raya Sentani, tepatnya di Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Senin (28/1/2019) sekitar pukul 04.00 WIT.

 

 

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sangat cepat. Ketika itu mobil bernomor polisi S 1635 C yang dikemudikan oleh FK alias Nando (23) itu melaju cukup kencang dari arah Sentani menuju Waena. Sesampainya di Kampung Nolokla, pengendara kehilangan kendali dan mendadak saja oleng dan langsung masuk ke dalam parit hingga terbalik.

“Diduga sopirnya dalam keadaan mabuk minuman keras (Miras). Yang mana pada saat di lokasi TKP, di dalam mobil tercium bau minuman keras dan ditemukan 1 botol minuman keras Jenis anggur serta 1 botol minuman keras jenis Bir hitam,” ujar Kapolsek Sentani Timur, Iptu Heri Wicahya melalui Kanit Lantas Brigpol Daniel Tapilatu, dalam rilisnya yang dikirim langsung kepada Harian Pagi Papua via pesan elektronik, Senin (28/1/2019) kemarin siang.

Kanit Lantas Brigpol Daniel Tapilatu menjelaskan, sekitar pukul 04.00 WIT, anggotanya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada sebuah mobil masuk di dalam parit dan terbalik, kemudian anggota langsung mendatangi TKP.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi – saksi yang sempat melihat kejadian kecelakaan tersebut mengatakan, bahwa mobil itu melaju dari arah Sentani menuju Waena, sesampainya di Kampung Nolokla pengendara kehilangan kendali dan langsung masuk ke dalam parit hingga terbalik,” ujarnya.

Akibat dari kecelakaan tersebut, mobil Xenia mengalami rusak berat pada bagian body sebelah kiri.

Sesaat setelah kejadian, kata Kanit Lantas, bahwa pengendara langsung meninggalkan mobilnya dan diduga pengendara mobil tersebut dalam keadaan mabuk.

“Yang mana pada saat di TKP, di dalam mobil tercium bau minuman keras dan ditemukan 1 botol minuman keras jenis anggur serta 1 botol minuman keras jenis Bir hitam,” ungkapnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan mobil sudah kami evakuasi ke Mapolsek Sentani Timur,” tukas Brigpol Daniel Tapilatu.

Sementara Senin (28/1/2019) kemarin siang, pengemudi sudah datang ke Mapolsek bersama pemilik mobil rental Xenia warna merah dengan Nomor Polisi S 1635 C. Sesui hasil mediasi, pengemudi Fernando Kamer (23) bersedia ganti rugi dengan memperbaiki semua kerusakaan mobil. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here