Destinasi Wisata Kota Jayapura Terus Ditata Menuju PON XX 2020 di Papua

0
407
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias Benoni Mano, S.Par, M.KP. saat diwawancara diruang kerjanya, Senin, 28 Januari 2019. (Ardiles / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Destinasi wisata yang ada di ibu Kota Provinsi Paling timur Indonesia menjadi salah satu daya tarik bagi para pengunjung yang datang menyaksikan perhelatan pesta olahraga terbesar di Indonesia yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020.

 

Seiring berkembangnya digital teknologi yang semakin maju serta kebiasaan manusia yang ingin unjuk diri di media sosial menjadi alasan kenapa wisata harus di jaga dan dikembangkan.

 

Untuk itu Kota Jayapura yang menjadi salah satu venue penyelenggara PON harus siap dalam menata dan menjaga destinasi wisata yang pastinya akan dikunjungi oleh para tamu untuk mengabadikan moment tersebut didunia maya seperti Facebook (FB) atau Instagram (IG).

 

Berkaitan dengan semua itu, Matias B Mano, selaku kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura saat di temui di ruang kerjanya, Senin (28/01/2019) kemarin mengatakan, pihaknya akan terus membenahi tempat-tempat wisata yang ada di Kota Jayapura sehingga bisa mendapat nilai plus bagi Provinsi Papua dan tentunya ibu Kota Provinsi Papua, Kota Jayapura.

 

“Misalnya, perbatasan RI-PNG yang sekarang manjadi icon juga jemabatan Hamadi-Holtekam, destinasi permandian dan destinasi kuliner kelapa muda di Skylend, itu tempat-tempat destinasi yang akan kita tata,” kata Matias.

Pihaknya mengaku, akan membutuhkan tenaga Liaison Officer (LO) selain panitia dalam membantu para tamu yang ikut serta dalam PON tahun 2020 di Provinsi Papua.

“Dari Dinas Pariwisata sendiri akan merekrut banyak orang juga ada beberapa angkatan yang sudah diseleksi untuk menjadi panitia PON nanti,” ujarnya.

Diharapakan,  dengan kemampuan dan dasar yang sudah dilatih dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para peserta juga tamu yang datang di Kota Jayapura.

Ditambahkan, Dinas Pariwisata akan bekerja sama dengan BUMN dan BUMD untuk membangun Kota Jayapura dalam pengembangan destinasi wisata.

Dirinya menghimbau, kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk membantu menjaga kebersihan dan keindahan taman-taman kota, juga taman yang dibuat oleh paguyuban-paguyuban di Kota ini.

“Kalau Dinas Pariwisata sendiri yang bekerja pasti tidak akan selesai, jadi kita bersama bekerja dalam menjaga kebersihan Kota Jayapura,” tandasnya.  ( Ardiles / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here