Kelola Anggaran Terbaik, Kapolres Jayapura Terima Penghargaan Dari Kapolda Papua

0
484
Kapolres Jayapura Terima Penghargaan Dari Kapolda Papua. (Foto Istimewa)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Kapolres Jayapura,  AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si., menerima penghargaan terbaik tingkat Provinsi dari Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si, sebagai Polres yang terbaik dalam pengelolaan anggaran Kepolisian tingkat Provinsi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si, pada saat pelaksanaan kegiatan penyusunan laporan keuangan Polda Papua Tahun Anggaran 2019.

Agenda yang bertemakan melalui penyusunan keuangan yang transparan dan akuntabel, kita pertahankan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) di Hotel Fave, Kota Jayapura, Selasa (22/1/2019) kemarin.

Kapolres Jayapura,  AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si., dalam rilis yang dikirim ke wartawan harian ini mengatakan, pihaknya berharap dengan adanya penghargaan ini bisa menjadikan selalu penilaian WTP (wajar tanpa pengecualian) terhadap institusi Polri, khususnya Polres Jayapura.

 

“Penggunaan anggaran dapat selalu dikelola dengan norma yang berlaku secara profesional. Nah, dengan adanya penghargaan ini sebagai bukti dan menjadikan indikator predikat Zona Integritas wilayah bebas dari korupsi terkait tata kelola keuangan serta pelayanan kepada masyarakat yang disandang dan diterima oleh Polres Jayapura dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) beberapa waktu lalu,” ujar Kapolres Jayapura.

Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si mengatakan, Kapolres adalah ujung tombaknya, rekan – rekan jangan capek untuk terus mengimbau, menghukum kepada anggota yang bersalah.

“Dan kita harus pahami, kalau ada anggota bidang keuangan yang hebat maka berikan penghargaan. Karena masalah keuangan adalah masalah yang berat, karena ini berkaitan dengan akuntabilitas karena setiap uang yang kita pakai harus dipertanggung jawabkan kepada rakyat,” katanya.

 

“Tanpa predikat WTP (wajar tanpa pengecualian) maka DIPA kita akan dikurangi. Jika kita tidak mampu mempertanggung jawabkannya, maka akan ditagih oleh Negara. Kepada Kapolres agar dapat mempertanggung jawabkan setiap rupiah yang keluar dan harus tahu berapa saja uang yang digunakan oleh masing-masing satuan kerja. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan pelayanan, kepada Kapolres harus memberikan pelayanan dengan baik dan cepat, persoalan yang dihadapi dalam keuangan ini banyak,” sambungnya.

Lanjutnya, saya harapkan anggota siap dalam menghadapi pemeriksaan BPK (badan pemeriksa keuangan) maupun pemeriksaan dari Irwasda Polda Papua, ini yang perlu saya tekankan sehingga Polda Papua mampu memberikan sumbangsih kepada Polri menjadi predikat WTP, perlu diketahui bahwa Polri menjadi predikat WTP selama 5 kali berturut – turut dan kita menjadi lembaga terpercaya nomor 4 seluruh Indonesia, kita harus ciptakan kebanggaan kepada Polda dan melalui kegiatan ini apa yang menjadi harapan untuk menjadi predikat WTP pada tahun 2019 bisa terwujud. (Irfan / lintaspapua.com)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here