Giri WIjayantoro Harap Warga Paguyuban Banyumasan Bisa Jadi Ujung Tombak Kedamaian Pemilu 2019 di Papua

0
1100
Ketua Paguyuban Banyumasan Provinsi Papua, Giri Wijayantoro, bersama para sesepuh saat menghadiri Temu Kangen Ngapak, di Kediaman Pribadinya, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (27/1/2019). (Irfan / HPP)

Jalin Silaturahim, Paguyuban Banyumasan Gelar Temu Kangen

 

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Paguyuban Banyumasan menggelar acara temu kangen ‘Ngapak’, di Kediaman Pribadi Ketua Umum Paguyuban Banyumasan –  Provinsi Papua, Giri WIjayantoro, yang terletak di depan Jalan Raya Sentani, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (27/1/2019) kemarin siang.

 

Temu kangen yang dihadiri ratusan warga Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat yang tergabung dalam Paguyuban Banyumasan ini tersebar di tiga wilayah seperti Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom. Silaturrahmi itu diharapkan bisa lebih meningkatkan persaudaraan dan persatuan yang erat antar warga Banyumasan di mana saja berada.

Selain itu juga bisa meningkatkan rasa kekeluargaan yang kental dan bisa melepas kerinduan akan kampung halaman.

“Paguyuban Banyumasan itu setiap bulan kita buat kegiatan pertemuan, untuk menjalin silaturrahmi dalam rangka melepas kerinduan terhadap kampung halaman,” kata Ketua Umum Paguyuban Banyumasan Provinsi Papua, Giri Wijayantoro dalam keterangannya kepada wartawan usai acara temu kangen, yang digelar di Kediaman Pribadinya, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (27/1/2019) siang pekan kemarin.

 

Giri Wijayantoro yang juga Wakil Bupati Jayapura ini mengatakan, melalui wadah paguyuban Banyumasan ini semua warga Banyumasan bisa merasakan, bahwa Papua juga merupakan kampung halaman dari setiap warga Banyumasan yang harus dilestarikan.

 

“Jadi melalui paguyuban ini, kita bisa merasakan bahwa Papua ini juga merupakan kampung halaman kita yang harus kita lestarikan. Dengan adanya pertemuan atau temu kangen ini, tegur sapa mengunakan bahasa itu dapat terjalin antara satu sama yang lainnya di antara kita,” ujarnya.

 

Giri mengakui bahwa dirinya terpilih sebagai Ketua Umum Paguyuban Banyumasan Provinsi Papua itu sejak beberapa waktu lalu.

 

“Jadi saya ketua umumnya, dan di setiap kabupaten juga ada ketuanya masing-masing. Paguyuban Banyumasan ini tersebar di beberapa wilayah seperti Taja, Namblong dan Nimbokrang dengan jumlah mencapai ribuan warga dan secara rutin tiap bulan mengadakan temu kangen. Jadi kangen terhadap kampung, ini  bisa terobati lewat pertemuan dari paguyuban tersebut dan kita juga bisa menggunakan bahasa daerah dengan leluasa,” ujar Giri Wijayantoro.

 

Acara temu kangen Paguyuban Banyumasan ini dihadiri oleh perwakilan paguyuban dari beberapa kabupaten dengan satu bahasa Ngapak yang sama. “Jadi ketika bahasanya Ngapak, ya kita bisa kumpul bersama dari sekitar delapan kabupaten atau lebih yang menggunakan bahasa Ngapak,” akunya.

 

Dalam menghadapi Pemilu 2019 baik itu Pileg maupun Pilpres, dirinya mengimbau kepada seluruh warga Paguyuban Banyumasan, untuk harus bisa menjadi ujung tombak kedamaian di tanah Papua.

 

“Jadi, hal ini harus menjadi kewajiban warga atau anggota paguyuban Ngapak, untuk bisa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuhnya.

 

Selain itu, Giri Juga mengharapkan bahwa minimal setiap perbuatan dari warga Paguyuban Banyumasan itu tidak memalukan terhadap paguyubannya.

 

“Sangat kita berharap, mereka bisa memberikan contoh-contoh yang baik terhadap lingkungannya masing-masing agar hubungan komunikasi antara mereka dapat terjalin dengan baik,” harapnya mengakhiri wawancara. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here