Diskominfo Kabupaten Jayapura Imbau Warganet Hindari Hoax

0
288
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kabupaten Jayapura, Ir. H. Sambodo Samiyana, M.Si (Eveerth Joumilena/ lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Saat ini banyak beredar di beberapa postingan media sosial maupun media pemberitaan lainnya yang memposting informasi mengandung unsur Hoax atau belum jelas kebenarannya.

 

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jayapura, Ir. H. Sambodo Samiyana, M.Si, mengimbau kepada warga khususnya pengguna media sosial (medsos) atau warganet (netizen) agar menghindari penyampaian berita atau informasi yang tidak jelas kebenarannya atau Hoax baik melalui media sosial maupun media pemberitaan lainnya.

 

 

“Saat ini Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Dinas Kominfo menyatakan komitmen untuk memerangi berita-berita Hoax. Apalagi, didapati sekarang ini banyak berita yang memojokan pemerintah,” ungkap pria yang akrab disapa Doddy tersebut saat di temui di ruang kerjannya, belum lama ini.

 

 

Dirinya dengan tegas menolak semua berita-berita Hoax yang sering di sebarkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Dikatakan, para penyebar berita Hoax selalu menggunakan analisa pribadi yang tidak relevan dengan fakta. Dirinya mencontohkan, beberapa waktu lalu paling santer di berita tentang dampak banjir di Kota Sentani. Pemerintah diserang habis-habisan dengan isu-isu provokatif.

 

 

Menurutnya, ada yang menyebut pemerintah tidak menaruh perhatian terhadap dampak tergenangnya sejumlah titik Kota Sentani. Padahal faktanya bahwa, genangan air itu adalah akibar banjir kiriman dari beberap lokasi pemukiman warga.

Menyimak semua itu, Doddy kembali menegaskan bahwa pihaknya akan melawan semua pemberitaan yang menyudutkan pemerintah. Penyebar berita hoax tidak tanggung-tanggung beraksi, karena itu warga diminta tidak cepat percaya informasi.

“Marilah kita semua menjadi warga yang sadar dalam menggunakan media. Tidak menyebarkan isu yang bersifat provokatif dan cenderung menipu karena dampaknya tidak baik,” ajaknya.

Ditambahkan, pihaknya kedepan tidak akan tinggal diam, sebab berita hoax dan penyebarnya harus diperangi. Diskominfo juga melalui fasilitas yang dimiliki akan membanta berita-berita hoax.

“Bukan hanya membatah saja, tetapi kami juga akan turun ke lapangan guna mencari-cari bukti visual maupun audio yang akan disampaikan kepada publik guna membantah berita-berita mirin tentang pemerintah,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here