Diduga Rem Blong, Motor Supra Eki Kogoya Tabrak Tiang Jembatan

67

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Satu unit sepeda motor Supra tanpa plat mengalami kecelakaan tunggal di jalan Alang-alang II Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu (12/1/2019) pagi pekan kemarin sekitar pukul 09.00 WIT.

 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dua orang yakni Eki Kogoya (15) yang pada saat itu membonceng Frengki Wenda (15) mengalami luka-luka. Namun kondisi motor rusak parah.

 

Informasi yang diperoleh dari Unit Lantas Polsek Sentani Timur saat mengirim rilis ke wartawan harian ini, motor tanpa plat nomor polisi itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sentani Menuju Arso 4.

 

Namun, sesampainya di Alang-alang II pengendara kaget melihat jembatan dan kemudian menginjak rem. Tapi, sepeda motor terus melaju dan pengendara kehilangan kendali kemudian menabrak tiang jembatan.

 

Kapolsek Sentani Timur,  Iptu Heri Wicahya melalui Kanit Lantas Polsek Sentani Timur saat di komfirmasi mengatakan “sekitar pukul 09.00 wit Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kecelakaan di Alang-alang II kampung Yokiwa, kemudian saya bersama 5 anggota polsek Sentani Timur lainnya langsung menuju TKP dan melakukan Olah TKP.

 

Kanit Lantas Polsek Sentani Timur menjelaskan, pengendara SPM R2 Honda Supra tanpa Plat No Eki Kogoya (15) yang pada saat itu membonceng Frengki Wenda (15) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sentani Menuju Arso 4, sesampainya di alang-alang 2 pengendara kaget melihat jembatan dan kemudian menginjak rem namun motor terus melaju dan pengendara kehilangan kendali kemudian menabrak Tiang Jembatan.

 

Akibat dari kecelakaan tersebut pengendara mengalami mengalami luka sobek dibagian wajah, patah tulang pada bagian hidung, luka sobek pada bagian kaki dan luka sobek pada bagian perut dan saat ini pengendara tersebut masih dalam perawatan medis di RS Dian Harapan.

“Terjadinya kecelakaan tersebut di duga karena motor yang di kendarai korban mengalami rem blong,” tutup Kanit Lantas. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)