Jack Komboy Berharap Manajemen Persipura Segera Kontrak Pemain

196
Ketua Komisi V DPR Papua, Jack Komboy, saat diwawancara. (Ardiles / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Mantan Pemain Persipura Jayapura,  Jack Komboy, berharap manajemen Persipura segera mengontrak pemain untuk memperkuat tim di kompetisi liga 1 musim ini.

 

“Sebelum musim kompetisi berakhir semestinya manajemen Persipura segera mengontrak atau memberikan kepastian kepada pemain, sebagai mantan pemain persipura, situasi sekarang ini yang di takutkan,” kata Jack di Jayapura, Kamis, (10/1/2019).

 

Lanjut kata Jack Komboy yang sekarang menjadi Ketua Komisi V DPR Papua bidang olahraga ini, berharap agar jangan terjadi seperti musim lalu banyak pemain yang pergi.

 

Menurutnya, pemain mestinya di ikat perjanjian dulu, minimal ada DP sehingga mereka tidak kemana-mana. Itu mungkin bisa di lakukan manajemen dalam mempertahankan pemain

 

“Kalau tinggalkan tim, itu hal yang tak bisa dipungkiri, karena menyangkut piring makan,” ujarnya.

 

Katanya, uang muka untuk pemain harus dibicarakan terlebih dahulu berapa nilainya selama satu musim

 

“Kita semua berharap yang terbaik untuk Persipura. Sebagai mantan pemain saya tidak mau persipura selalu lemah di awal musim,” ucapnya.

 

Dirinya juga menyarankan kalau bisa manajemen persipura membuka ruang dengan gubernur, karena ini hal-hal klasik, menginga bicara sponsor di Papua hanya Freeport dan Bank Papua.

 

“Jadi saya berharap gubernur juga dapat sedikit banyak melihat itu. Musim lalu persiapan persipura hampir seperti sekarang ini dan ini membuat persiapan kurang maksimal. Jadi gubernur, juga saya harap memihat tim ini,” katanya.

Manajemen Persipura Mananti Kepastian Sponsor

Diketahui sampai sekarang manajemen Persipura belum mengontrak pemain karena masih berkutat dengan Sponsor dari perusahaan.

Manajemen Persipura Jayapura melalui Ketua Umum Persipura Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM.,  kembali memberi ultimatum kepada dua perusahaan yang akan menjadi sponsor utama Persipura Jayapura yakni, Bank Papua dan PT Freeport Indonesia untuk segera menindaklanjuti nota kesepahaman.

Ini diungkapkan pria yang akrab disapa BTM tersebut disela-sela kegiatan Deklarasi Metu Debi 2013 Merajut Spirit Tabi, di Grand Allison, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (9/1/2019) siang. BTM mengakui tak ingin kembali kehilangan para pemain terbaiknya jelang kompetisi Liga 1 Tahun 2019.

Caption Foto : Situasi saat Berada di Jogja, tim Mutiara Hitam Persipura jajaki Lapangan Sepak Bola Yogyakarta Independent School (YIS) untuk memulai persiapan jelang laga melawan PSIS Semarang, Sabtu (1/12/2018) lalu. (Foto diambil dari Persipura Official karya foto Syaiful Ahmad Paembonan).

Diketahui dua sponsor yaitu, Bank Papua dan PT Freeport Indonesia ini yang akan menjadi sponsor utama Persipura Jayapura dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2019 dan bisa bergerak cepat di bursa transfer.

BTM juga menuturkan, pihaknya juga tak ingin kehabisan stok pemain-pemain asing berkualitas yang tersedia di bursa transfer 2019 ini.

“Kemarin saya sudah menyurati PT Bank Papua untuk secepatnya kita dapat menandatangani kerja sama, saya juga sudah menyurati PT Freeport Indonesia juga. Karena kalau lama para pemain kita di Persipura bisa saja lari keluar. Dan kalau ada kerja sama dengan kedua sponsor ini kita bisa secepatnya mengambil pemain-pemain yang asing berkualitas,” ujar Ketua Umum Persipura Jayapura, DR. Drs. Benhur Tomi Mano, MM., di Jayapura,  Rabu, 9 Januari 2019, siang tadi.

Pasalnya, menurut BTM, jika pihak sponsor terlambat merealisasikan dana maka yang ditakutkan Persipura pun akan mendapatkan pemain-pemain yang tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

Boaz Solossa, dalam Suasana Latihan bersama Pemain Persipura, pada Selasa (4/12/2018) kemarin sore, di Lapangan Stadion Mandala, tim Mutiara Hitam Persipura Jayapura jalani latihan rutin guna persiapan untuk laga terakhir melawan Perseru Serui di Gojek Liga 1 2018 Bersama Bukalapak, Minggu (9/12/2018) mendatang. ((Foto Syaiful Ahmad Paembonan / Persipura Official Facebook)

“Kalau terlambat, kita hanya akan dapat pemain sisa saja yang kualitasnya di bawah standar. Jadi saya harapkan Bank Papua bisa sponsori Persipura sekitar  Rp 12 miliar hingga Rp 15 miliar,” ungkapnya.

“PT Freeport juga, kemarin saya sudah layangkan suratnya, kalau boleh secepatnya kita tanda tangan. Kalau tidak pemain-pemain kita akan dilirik tim lain, karena statusnya sekarang mereka ini pemain bebas,” sambung Wali Kota Jayapura dua periode tersebut.

Lanjut BTM, pihaknya pun tak akan menutup mata untuk ikut berkontribusi bagi Bank Papua. Bahkan hal tersebut pun diakuinya sudah dilakukan oleh pihaknya. (Ardiles/lintaspapua.com)