Pemkab Jayapura Gelar Rakor dan Evaluasi Program Kegiatan 2018

73

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Kegiatan dan Pembangunan Tahun Anggaran 2018, Kamis (10/1/2019) kemarin siang.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura. Rakor yang tertutup bagi awak media ini dipimpin langsung oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, juga dihadiri Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, Sekda Kabupaten Jayapura Drs. Yerry F. Dien, M.Si, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Kepala Distrik di lingkungan Pemkab Jayapura.

Usai pelaksanaan Rakor, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, mengatakan, salah satu tujuan rapat koordinasi dan evaluasi ini untuk mengevaluasi pelaksanaan program kegiatan dan juga pembangunan di Kabupaten Jayapura selama tahun 2018 lalu.

“Dengan adanya evaluasi ini, maka apa saja yang menjadi kendala selama pelaksanaan program kegiatan dan pembangunan pada tahun 2018 lalu, kita harapkan tidak terulang lagi di tahun 2019 ini,” ungkapnya ketika dikonfirmasi wartawan usai pelaksanaan Rakor dan Evaluasi tersebut, Kamis (10/1/2019) sore.

“Kita rata-rata sudah 90 persen keatas, ya ada 98 dan termasuk tingkat pendapatan juga. Meskipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) ada beberapa, tetapi saya lihat sudah maksimal,” tambah Bupati Mathius.

Selain itu, Bupati Mathius mengakui, pelaksanaan program kegiatan dan pembangunan di tahun 2018 sudah lebih baik dibandingkan dengan dari tahun-tahun yang lalu.

“Nah, kita berusaha kedepan TAPD ini harus adakan rapat lagi, untuk lebih cepat lagi pekerjaan-pekerjaan di tahun 2019 ini bisa di mulai. Tidak perlu harus menunggu terlalu lama. Kalau bisa di mulai bulan Februari, saya pikir akan cukup waktu banyak untuk penyerapan-penyerapan ini bisa dilakukan dengan baik,” akunya.

Bupati Mathius menyebutkan, rakor tersebut juga ditujukan untuk mempersiapkan rencana kerja tahun anggaran 2019. Karenanya, diharapkan target penyerapan anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya bisa tercapai.

“Misalnya pelaksanaan DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun 2018 lalu itu sudah 100 persen tercapai,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)