Dukung Kabupaten Jayapura, LMR-RI Lakukan Karya Nyata Bersihkan di Kota Sentani

0
193

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Dukung Kabupaten Jayapura untuk meraih Adipura tahun 2018, Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komando Wilayah (Komwil) Provinsi Papua menggelar kegiatan karya nyata pembersihan di beberapa lokasi di Kota Sentani mulai dari Pasar Lama Sentani hingga jalan menuju depan Bank Papua Cabang Sentani dan sejumlah drainase yang ada di sepanjang jalan Kota Sentani dari pagi hingga siang hari.

Kegiatan bersih-bersih untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Jayapura mewujudkan Kabupaten Jayapura sebagai kota bersih, sehat dan rindang menuju pencapaian Adipura 2019 ini dipimpin langsung oleh Komandan LMR-RI Komwil Papua, Imam Syafi’i, S.E., bersama dengan anggotanya.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel LMR-RI Komwil Papua maupun Kabupaten Jayapura dan ASN di Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Jayapura.

Ditemui disela-sela kegiatan, Komandan LMR-RI Papua Imam Syafi’i mengatakan, kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemkab Jayapura saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura, khususnya di Kota Sentani.


“Kegiatan bersih-bersih ini bukanlah hal yang baru kita lakukan sudah sering, karena ini juga adalah tanggung jawab kita sebagai warga Sentani untuk bisa menjaga kebersihan lingkungan kita sendiri” kata Imam Syafi’i saat ditemui wartawan di depan Bank Papua Cabang Sentani disela-sela melaksanakan pembersihan bersama anggotanya di Pasar Lama Sentani dan sejumlah drainase yang ada di seputaran Kota Sentani, Rabu (09/01/2019) lalu.

Dirinya juga menegaskan bahwa LMR-RI siap dan selalu berada di belakang Pemkab Jayapura dalam menjalankan berbagai programnya.

“Soal Go Adipura, saya pikir ini adalah terobosan luar biasa yang telah dibuat oleh pak bupati. Saya sebagai pimpinan LMR-RI dan segenap pengurus memberikan apresiasi kepada beliau, dan kami tidak hanya memberikan apresiasi saja tetapi kami juga akan turut membantu, kami ada di belakang beliau dan kami juga akan terus melakukan karya nyata sesuai dengan visi misi beliau” tegasnya.

“Sampah ini kelihatannya sepele, tapi jadi bahan pembicaraan setiap hari dan masalah ini juga yang hampir setiap hari orang akan dikeluarkan di media sosial, padahal orang itu juga yang buang sampah dan dia juga yang keluarkan di media sosial,” tambah Imam.

Sebab itu, dirinya mengajak seluruh pihak yang ada di Kabupaten Jayapura, untuk turut serta menjaga lingkungan masing-masing dan tidak lagi menyalahkan siapa-siapa.

“Karena ini adalah tugas kita, apalagi PON 2020 nanti ada di Tanah Papua. Jadi, kebersihan ini perlu kita jaga dan buktikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Kabupaten Jayapura yang menjadi ikon Provinsi Papua ini tidak kalah bersihnya dengan daerah-daerah lain,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)