Suzana Wanggai : Kendaraan Pribadi Siap Jalur Langsung Jayapura (Papua) – Vanimo (Papua New Guinea)

242
Ilustrasi Suasana Masyarakat Port Numbay dalam sebuah kegiatan di perairan Teluk Youtefa yang berbatasan dengan wilayah Vanimo (PNG), menggunakan speadboat dengan memasang bendera Indonesia, Australia dan Papua New Guinea. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri, Suzana Wanggai  mengatakan bahwa untuk wilayah Skouw atau perbatasan Papua dan Papua New Guinea direncanakan akan dibuka jalur langsung dari Vanimo ke Indonesia dan Indonesia ke Vanimo.

 

“Untuk skouw sendiri kita rencanakan akan  membuka jalur langsung Indonesia – Vanimo, jadi bukan seperti sekarang yang kalau kita ingin berkunjung ke Vanimo harus menyewa atau menggunakan mobil yang mereka sudah sediakan, akan tetapi kita berharap setelah usulan dari kami untuk membuka jalur tersebut, sehingga kita dapat berkunjung ke Vanimo memakai kendaraan pribadi,” ujar  Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri, Suzana Wanggai, kepada pers usai mengikuti rapat di Bappeda kantor Gubernur Papua, di Jayapura, Rabu (9/1/2019).

Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Luar Negeri, Suzana Wanggai, dalam sebuah kegiatan Perayaan HUT Kemerdekaan Papua New Guinea di Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com )

“Akan tetapi Pemerintah Provinsi Papua masih menunggu kesiapan dari Pos Wutung untuk bersama –  sama berdiskusi dan membicarakan bersama usulan dari kami untuk membuka jalur langsung,” katanya.

 

 

 

 

” Tentu dari pihak sebelah memang sudah sangat serius untuk membuka jalur langsung dari Indonesia – Vanimo ( Vanimo -Indonesia ), karena dalam kesepakatan kerjasama Papua – PNG bahwa sesegera mungkin ada dibuka, namun hingga saat ini masih menunggu, karena di daerah Skouw – Wutung khususnya fasilitas air dan listrik belum masuk, karena dua hal tersebut adalah kebutuhan masyarakat yang sangat penting,” tambahnya.

Caption Foto : Suasana Kota Vanimo (Papua New Guinea) (Foto Dari Berbagai Sumber facebook / Vanimo Town. Francisco Sakin dan Facebook Icha Afaar Afaar)

“Namun dari Papua New Guinea memang pihaknya ada rencana untuk mau membeli  listrik dari Jayapura, dan ini juga telah kami diskusikan bersama pada rapat yang dilaksanakan beberapa waktu lalu,”

” Dan ini bukan hanya monoton di satu tempat di Pos Skouw – Wutung saja, namun direncanakan bisa masuk ke Vanimo dan kampung – kampung yang belum mendapatkan aliran listrik,” harapnya. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )