JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang ekstrim beberapa hari belakangan ini di wilayahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua,  Hery Dosinaen mengatakan, bahwa  dengan kondisi cuaca ekstrim yang kini sedang terjadi diharapkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wajib memberikan informasi dan peringatan kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Hery Dosinaen, kepada pers, Senin (7/1/2019), di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, usai pelaksanaan apel pagi.. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

“Dengan kondisi alam kini, tidak bisa diprediksi secara konstan sehingga diperlukan kewaspadaan tersendiri dari masyarakat,” ujar Sekda Papua, di Jayapura, Senin (7/1/2019).

Menurut Hery, pemerintah daerah pun dengan cuaca seperti ini, pastinya bupati dan walikota akan melaporkan kondisi objektif di wilayahnya masing-masing.

“Kami juga akan melihat fasilitas-fasilitas umum yang ada, di mana untuk mengantisipasinya maka akan dibenahi jika kondisinya tidak baik,” ujarnya.

 

Dia menjelaskan,  informasi kondisi cuaca yang diberikan BMKG dapat menjadi acuan sehingga contohnya fenomena pasang surut air belum lama ini dan menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat dapat dihindari.

Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura memprediksi intensitas hujan yang tinggi akan terjadi di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura serta Keerom pada akhir Desember 2018 dan awal Januari 2019.

Intensitas hujan yang tinggi ini akhirnya menyebabkan banjir, longsor dan jalan amblas di beberapa titik baik di Kota dan Kabupaten Jayapura hingga Keerom. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )