Leri Gwijangge : Masyarakat Nduga Jangan Jadi Korban Lagi

0
283
“Saya sedih melihat hal ini, karena banyak masyarakat saya masuk ke hutan – hutan, dalam hal ini di wilayah Distrik Mapnduma, Kagayem, Paro dan Distrik Meborok, bahkan di hari pertama kami tidak ketemu masyarakat satupun karena masyarakat kami semua lari Kehutan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Nduga, Leri Gwijangge, saat dikonfirmasi, Selasa (8/1/2019). Tampak Leri Gwijangge, saat berada melihat rumah warga dan keluarganya di Mapnduma. (Foto Pribadi)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Anggota DPRD Kabupaten Nduga, Leri Gwijangge mengatakan, bahwa pada tanggal 28 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 saat dirinya di Distrik Mapnduma telah melihat langsung masyarakat telah mengungsi ke hutan – hutan, sehingga hal ini membuat sedih dan tidak ingin masyarakat Nduga jadi korban lagi.

“Saya sedih melihat hal ini, karena banyak masyarakat saya masuk ke hutan – hutan, dalam hal ini di wilayah Distrik Mapnduma, Kagayem, Paro dan Distrik Meborok, bahkan di hari pertama  kami tidak ketemu masyarakat satupun, karena masyarakat kami semua lari Kehutan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Nduga, Leri Gwijangge, saat dikonfirmasi, Selasa (8/1/2019).

Masyarakat Nduga yang masih berada di Hutan – Hutan, sehingga perlu lakukan pendekatan baik, sehingga masyarakat bisa kembali ke perkampungan. (Foto Istimewa)

Dikatakan, bahwa yang menjadi pertanyaan bagi dirinya adalah, jika masyarakat punah  dan habis di hutan akibat sakit, lapar, hanyut di kali dan jatuh  masuk  jurang,  bahkan mati di tembak nanti siapa yang disalahkan ?

 

“Saya kira pasti Negara akan disalahkan, namun kami tidak bisa bicara areal TNI/POLRI – TPN PB(OPM),  tetapi kami hanya  bicara masyarakat sipil, baik masyarakat sipil non Nduga dan masyarakat lebih  khusunya masyarakat sipil suku Nduga yang ada di seluruh  wilayah pemerintah Kabupaten Nduga, agar jangan lagi ada yang jadi korban,” ungkapnya.

 

Leri Gwijangge mengajak,  kepada semua pihak untuk hentikan situasi konflik, sehingga masyarakat jangan lagi menjadi korban.

“Tentunya kami ke Nduga secara khusus Distrik Mapnduma dan beberapa distrik lainnya,  yang warganya telah mengungsi ke hutan, kiranya hal ini tidak terjadi, karena membuat sedih melihat masyarakat kami alami demikian,” jelasnya.

Adapun dalam rombongan tersebut yang ikut dalam memantau situasi adalah Leri Gwijangge (Anggota DPRD), Elinus Gwijangge (Anggota DPRD), Yonatan Kogoya (Kepala Distrik Kagayem, Tokoh Mahasiswa, Yarni Gwijangge, Pausen Gwijangge dan Lakas Wandikbo serta Perwakilan Distrik Meborok, Antipas Kogoya. (*)