Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku, SP, MM, saat meninjau kebun sayur di UPTD Pembibitan Buah dan Sayur milik Dinas TPH. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura pada tahun 2019 akan menjadikan program pemberdayaan petani sebagai salah satu program prioritas.

Fokus memberdayakan para petani di Kabupaten Jayapura dari cara bertani tradisional ke cara bertani modern dan merubah cara pandang bertani untuk tujuan konsumtif menjadi bertani guna peningkatan ekonomi keluarga.

 

Hal ini dijelaskan Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura, Adolf  Yoku, SP, MM., kepada sejumlah media di salah satu Unit Pelayanan Tekhnis Daerah (UPTD) Pembibitan Buah milik Dinas PTH, yang berada di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (8/1/2019).

Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku, SP, MM. (Irfan / HPP)

Menurut Adolf Yoku, berdasarkan arahan kepala daerah bahwa tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengarahkan perhatian pembangunan pada upaya-upaya konkrit dalam menyukseskan hajatan bertaraf Nasional di Papua yakni, iven Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.

Berkaitan arahan kepala daerah tersebut, lanjut pria yang penahan menjabat sebagai Kepala Sekolah SPMA di Kampung Harapan itu menyampaikan, pihaknya sebagai salah satu OPD memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan usaha-usaha pertanian rakyat, guna memenuhi kebutuhan pangan serta peningkatan ekonomi rakyat pada pekan olahraga terakbar se-Indonesia tersebut.

“Setelah kehadiran staf saya pasca liburan kembali normal, maka selanjutnya saya akan menggelar pertemuan bersama dan mengarahkan untuk mendukung penuh kebijakan daerah untuk fokus pembangunan pada persiapan PON XX tahun 2020 di Papua,” tegasnya.

Diharapkan, melalui pertemuan tersebut akan terwujud rencana pembangunan yang terarah di semua bidang pada Dinas TPH Kabupaten Jayapura.

Demikian juga, para petugas lapangan kembali ke tengah tugas masing-masing di lapangan dapat melanjutkan kebijakan daerah itu.

Dikatakan, masyarakat di kampung-kampung terutama para petani kedepan terus diberdaya guna menjadi petani-petani yang handal dan mampu menghasilkan sayur-sayuran, buah-buahan dan sejumlah kebutuhan pangan lainnya yang bernilai ekonomis. Tetapi, juga di tahun 2020 mampu menjadi penyuplai dalam pelaksanaan PON XX.

“Kami juga akan menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana penunjang usaha pertanian bagi masyarakat. Dengan demikian, usaha pertanian warga dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal. Terutama dapat memberikan nilai ekonomis bagi petani dari hasil usaha pertanian tersebut,” pungkasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here