Pilpres 2019 untuk NKRI, Bukan Hanya Soal Pilih Jokowi – Amin

67

BOGOR (LINTAS PAPUA)  – “Sekarang harus menang. Makanya sangat kita prioritaskan,” tekad Kiai Ma’ruf yang disambut tepuk tangan para relawan Jokowi-Amin yang hadir di Bogor Sabtu (5/1/2019).

Dia menyampaikan, ajakan tersebut terkait dengan Kota Bogor yang pada Pilpres 2014 lalu Jokowi-Jusuf Kalla kalah.

Ditambahkannya,  pada tahun  2019 bukanlah sekedar untuk memilih Jokowi-Ma’ruf Amin. Tetapi ini adalah penentuan nasib negara dan nasib agama, khususnya agama Islam.

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipertaruhkan, dan gambaran Islam di Indonesia di masa depan tergantung pada pilihan rakyat di pilpres kali ini.

“Bila masih ingin negara ini berdaulat dan tidak kembali dikangkangi kekuatan asing, bila tidak ingin wajah Islam Indonesia menjadi intoleran serba radikal, bila tidak ingin negeri ini hancur seperti Suriah, maka satu-satunya cara adalah dengan memberi mandat kepada Jokowi-Ma’ruf Amin untuk menjaga NKRI dari segala kemungkinan buruk itu,” kata Ma’ruf Amin.

Kiai Ma’ruf Amin mengunjungi Yayasan Annur Empang Bogor menemui Ketua Yayasan, Habib Abdullah bin Zain Al-Attas, dan berziarah ke makam waliyullah Empang, Habib Abdullah bin Muhsin Al-Attas.

Selain itu, didampingi Wury Estu Handayani, istri Kiai Ma’ruf, sejumlah pengurus NU, para pengurus dan kader partai-partai koalisi, Ma’ruf Amin menerima pernyataan dukungan bulat dari para warga Bogor yang tergabung dalam Relawan Jokowi-Amin Bogor.

Pernyataan dukungan juga disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Al-Ghozali, Kota Paris, Bogor, KH Muhammad Mustofa Abdullah bin Nuh, yag secara khusus menghadiahi sebuah kitab berjudul “Ana Muslim” (Berbahasa Arab) dan buku berjudul Islam dan Materialisme.

Kiai Mustofa yang juga ketua MUI Kota Bogor mengatakan, dua buku tersebut ditulis oleh ayahnya, KH R Abdullah bin Nuh, sang pendiri pesantren Al-Ghozali. Berisi pedoman Islam yang sesuai ajaran Nabi Muhammad, dan berisi tuntutan syariah Madzhab Syafii.

“Dua buku yang ini saya hadiahkan kepada guru saya, guru kita semua, Kiai Ma’ruf Amin sebagai simbol pemberian untuk menjaga Agama Islam di negeri kita,” tuturnya didampingi Walikota Bogor Bima Arya dan para ulama se-Kota Bogor.

Berikutnya, KH Ma’ruf Amin berziarah di makam KH Tb Muhammad Falak bin Tb Pangeran Abbas, Pagentongan Bogor. Selanjutnya dia meresmikan pembukaan Rumah Kerja Relawan Joko Amin di Jl. Ciremai 2 Bogor. Di rumah tersebut dia disambut oleh ratusan relawan gabungan dari unsur warga, parpol, dan kader NU membacakan deklarasi.

Juru bicara relawan, Frieda menyatakan, seluruh elemen masyarakat Kota Bogor cinta NKRI menyatakan mendukung Paslon Jokowi-Amin di Pilpres 2019. Dia mengajak seluruh warga peduli pada nasib negara ini dengan tidak membiarkan Indonesia dirusak oleh ujaran kebencian, fitnah, hoax dan aksi intoleran.

“Mari kita bersama-sama mengamankan negeri kita dari kerusakan. Mari kita kawal Pemilu ini dengan aksi-aksi yang menjaga persatuan. Jangan biarkan negeri ini porak poranda. Merdeka!”, teriaknya lantang disambut tepuk tangan hadirin.

Ma’ruf Amin menyatakan berterima kasih atas segala dukungan dan amanah yang didapatkan. Dia berjanji akan berusaha semaksimalnya memenuhi harapan rakyat tersebut.

“Kita memang harus kerja keras menjaga republik ini. Kita harus benar-benar menjaga negeri kita. Mari sukseskan Pemilu 2019,” tandasnya lantang disambut aplaus hadirin.

Malam harinya, dia menuju Ponpes Roudhotul Hikam. Lalu mengikuti Manaqib Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jaelani. ( https://jokowidodo.app/post/detail/pilpres-2019-untuk-nkri-bukan-hanya-soal-pilih-jokowi-amin )