JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menyerahkan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) tahun anggaran 2019 kepada 95 pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pengguna Anggaran, dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura, di gedung serba guna Sian Soor Kantor Walikota Jayapura, Senin 31 Desember 2018.

Wali Kota mengarapkan, para pengguna anggaran untuk selanjutnya dilaksankan dengan rasa tanggng jawab.

“Setiap OPD diwajibkan menyampaikan anggaran kas untuk 12 bulan syarata pelaksanaan APBD, menyampaikan daftar belanja kegiatan yang menggunakan mekanisme pencairan kas secara mekanisme langsung kepada pihak ketiga maupun secara uang persediaan, ganti uang persediaan dan tambah uang persediaan,” kata Orang Nomor satu Kota Jayapura yang akrab disapa BTM.

Selain itu, ia menginginkan pencapaian penyerapan anggaran secara oprtimal, mak proses perencanaan kerja dan pelelangan harus seger disiapkan. Dan kepada OPD yang belum menyampaikan usulan bendahara, PPK-SKPD dan PPTK untuk segera menyampaikan ke BPKAD dan Bappeda.

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Aset Daerah, Kota Jayapura, Dr.Adolof Siahay megatakan, bahwa  APBD Kota Jayapura tahun 2019 sebesar Rp. 1.381.396.976.434.

“APBD Tahun 2019 naik 0,72% atau Rp.3.787.239.900 dari total apbd perubahan tahun 2018 sebesar Rp.1.377.609.736.534,” jelasnya Kepala BPKAD Kota Jayapura.

Dikatakan, dari total belanja daerah tahun 2019 sebesar Rp. 1.381.396.976.434, diafektasikan kedalam belanja tidak langsung sebesar Rp. 720.107.656.684 mencapai 52,59% dari total belanja daerah, dan belanja langsung sebesar Rp.649.289.319.750, mencapai 47,41% dari total belanja daerah.

“Total belanja daerah ini tersebar dalam 1.658 kegiatan pada 95 pengguna anggaran dengan rincian 948 kegiatan belanja langsung rutin dan 710 kegiatan belanja langsung pembangunan,”tambah Siahay. (Humas Setda Kota Jayapura)