Wali Kota Benhur Tomi Mano Instruksikan Dinkes Cegah DBD di Musim Hujan

56
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, saat memberikan arahan terkait situasi Kota Jayapura dalam penanganan masalah demam berdarah yang perlu dicegah, karena adanya musim hujan. (Foto Humas Setda Kota Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Menindaklanjuti tingkat curah hujan yang cukup tinggi, Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi potensi wabah penyakit Demam Berdarah (DBD).

Titik rawan persebaran nyamuk demam berdarah (Aedes Aegypti) di Kota Jayapura diminta membasmi sumber penyakit dengan melakukan fogging atau pengasapan.

“Harus ada fogging di lokasi rawan demam berdarah yang lembab dan banyak genangan air. Di kawasan Kotaraja sudah ada laporan wabah demam berdarah, wilayah Konya dekat Universitas Cenderawasih dan wilayah Hamadi juga,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano,  pada peresmian gedung kantor Kelurahan Bhayangkara, Jumat 28 Desember 2018.

Wali Kota juga meminta, Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi dengan rumah sakit perihal apakah ada pasien demam berdarah dan berapa jumlah pasien demam berdarah yang ditangani.

“Curah hujan yang cukup tinggi di Kota Jayapura tidak hanya menyisakan musibah banjir dan tanah longsor, melainkan aspek kesehatan warga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan,” pesan BTM, sapaan akrab Wali Kota.

Wali Kota Jayapura asal Kampung Tobati ini berharap, bahwa penanganan cepat  nantinya akan mengurangi potensi fatal bagi warga dan pasien demam berdarah. (Humas Setda Kota Jayapura)