Renungan Pagi : Jadilah Tahir !!!

0
1274

Yesaya 6:1-13; 1 Petrus 2:5

la menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata : ”Lihat ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampunr” 
(Yesaya 6:7)

Di dalam adat istiadat nenek moyang orang Israel, jika ada seorang yang kena kusta atau suatu penyakit, maka penderita haruslah berteriak “najis.. najis” kepada semua orang yang ada di tempat itu. Jikalau penderita kusta tersebut hendak melewati kerumunan orang-orang tersebut (Ratapan 4:15). Aturan itu juga bagi orang yang menyentuh bangkai. Seperti yang ada didalam kitab Imamat.

Tetapi yang disebut dengan najis zaman sekarang lebih condong kepada perbuatan yang sangat tidak berkenan di mata Tuhan. Banyak sekali hal-hal yang najis terjadi saat ini, misalkan perselingkuhan. Perselingkuhan sebenarnya tidak hanya dilakukan oleh orang dunia, tetapi anak-anak Tuhan juga banyak yang melakukannya.

Atau mereka yang sama-sama mempunyai ikatan pernikahan yang sah tetapi mereka saling tertarik dan melakukan hal-hal yang tidak enak untuk didengar. Ini adalah contoh perselingkuhan secara jasmani. Tetapi yang berikut ini adalah perselingkuhan rohani, atau secara roh. Disadari atau tidak kita sudah melakukan suatu kenajisan di mata Tuhan.

Percaya kepada roh-roh selain Roh Allah, roh perdukunan, mengilahkan suatu benda baik yang hidup dan yang mati. Hal ini juga merupakan suatu kenajisan (Keluaran 20:1-5).

Kita ingin menjadi tahir dari segala kenajisan kita, sekaranglah waktunya untuk meninggalkan kenajisan itu dalam hidup kita. Inilah saatnya tahun pembebasan bagi semua orang yang tanpa kenal batas waktu, usia, jenis kelamin, golongan, dan status ekonomi.

Pengampunan sudah ada dan masih berlangsung. Tuhan Yesus yang telah mati di atas kayu salib sebagai bukti bahwa DIA mencintai kita semua. DIA menginginkan kita hidup dalam kasih setia-Nya.

Tanpa YESUS kita tidak dapat datang kepada BAPA, dan tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada BAPA jikalau tidak melalui YESUS. Yesus adalah Pengantara kita. DIA-lah pembela kita. Jangan buat kenajisan lagi. Hendaklah kita hidup kudus senantiasa.

Renungan :
Mau NAJIS terus? Sudah tidak zamannya sekarang. Marilan kita semua hidup TAHIR bagi Allah kita di dalam Tuhan Yesus (1 Perust 2:5).
 
Hanya Yesus yang dapat mentahirkan manusia secara sempurna. ((MULTIMEDIA DEPARTMENT GRAHA BETHANY NGINDEN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here