Minta Notaris Tak Layani Surat Ahli Waris, Seorang Advokad Dinilai Cemarkan Nama Baik

0
492
Kuasa Hukum ahli waris, Iriana Guna Setyati, SH, MH., kepada Kabar5.Com, Senin 17 Desember 2018 di Jayapura mengatakan surat yang ditujukan kepada seluruh Notaris dan PPAT merupakan surat pemberitahuan yang telah mencemarkan nama baik dari kilen kami, selaku ahli waris pengganti berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jayapura Nomor : 025/Pdt.P/2017/Pa Jpr. (Richard Mayor )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Seorang oknum advokad berisial RT yang beralamat Kantor di Kelurahan Imbi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua dinilai telah melakukan pencemaran nama baik atas pembuatan surat Nomor 67/RTM/XII/2018 tentang pemberitahuan kepada para Notaris dan PPAT untuk tidak melayani ahli waris Alm Hajjah Yulimar yakni, 19 orang ahli waris. Mendapat tanggapan dari Kuasa Hukum penerima ahli waris.

Kuasa Hukum ahli waris, Iriana Guna Setyati, SH, MH.,  kepada Kabar5.Com, Senin 17 Desember 2018 di Jayapura mengatakan surat yang ditujukan kepada seluruh Notaris dan PPAT merupakan surat pemberitahuan yang telah mencemarkan nama baik dari kilen kami, selaku ahli waris pengganti berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jayapura Nomor : 025/Pdt.P/2017/Pa Jpr.

“Sikap Advokad RT telah mencermarkan kedudukan dan nama baik dari 19 orang ahli waris Yulimar”, Tegas Iriana.

Iriana menyebutkan bahwa harta yang diperebutkan sesuai daftar yang dilampirkan bersama surat kepada Notaris dan PPAT melalui kuasa hukumnya berinisial RT adalah harta yang terdaftar atas nama Almarhumah Yulimar bukan Pipin Sopinah.

Sehingga secara hukum Erlena Ibrahim dan adik-adiknya tidak dapat mewarisi harta ibu tirinya karena belum aturan hukum yang mengaturnya.

Sedangkan Ibu tirinya (Alm Yulimar) mempunyai ahli waris pengganti yang diatur didalam KUH Perdata Pasal 841 dan Pasal 842, dan ahli waris pengganti pun diatur dalam Kompilasi Hukum Islam Pasal 185 KHI. kata Iriana.

Selain itu kedudukan Erlina Ibrahim Cs didalam perkawinan Almarhum.H Mardjohan dan Almarhumah Hj.Yulimar adalah sebagai anak tiri, Erlina Ibrahim adalah anak dari perkawinan bapak Alm.Mardjohan bersama ibunya Pipin Sopinah. Jelas Iriana lagi.

“bahwa seluruh harta yang terdaftar didalam warkah SHM milik Yulimar,” katanya.

Iriana Guna Setyati, SH, MH pun menjelaskan atas upaya kuasa hukum Erlena Ibrahim itu, Iriana menjelaskan oknum Advokad RT telah melakukan upaya menghalangi salinan putusan Nomor : 70/PDT.G/2018/PN JAP untuk ahli waris melakukan peralihan hak atas tanah terhadap harta milik dari Almh.Yulimar.

“Sdr.Advokad RT telah melakukan upaya menghalangi salinan putusan Nomor : 70/PDT.G/2018/PN JAP untuk ahli waris melakukan peralihan hak atas tanah terhadap harta milik dari Almh.Yulimar”, Tegas Pengacara Papua itu.

Iriana pun meminta, Sdr.Advokad RT segera menarik surat yang telah diberikan kepada para Notaris dan PPAT.. (Richard Mayor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here