Sekda Hery Dosinaen dan Sekda Nataniel Mandacan Dilantik Jabat Komisaris Utama PT. Bank Papua

0
957
Prosesi pengambilan sumpah janji jabatan Sekda Papua-Papua barat sebagai Komisaris Utama dan Komisaris PT. Bank Papua yang dipimpin oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe. (Ardiles / lintaspapua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Hery Dosinaen S. IP. M.KP., dan Drs. Nataniel Mandacan M.SI., resmi menjabat sebagai komisaris utama dan komisaris PT. Bank Papua usai dilantik pada jumat sore (21/12/2018), pelantikan dipimpin oleh gubernur Papua Lukas enembe, berlangsung di salah satu hotel di Jayapura, Provinsi Papua.

 

Pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua dan Papua Barat sebagai komisaris utama dan komisaris independen di tunjuk para pemegang saham pengendali serta atas rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

 

“Tentunya tugas kami adalah pengawasan di berikan kepercayaan, sesuai tupoksi kami yang melekat dalam Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADRT), pengawasan kepada direksi dan hal-hal lain yang berhubungan dengan perbankan,”kata Herry saat diwawancarai awak media usai acara kegiatan pelantikan.

 

Sambung Herry, selaku Sekda Papua dan Papua Barat dalam tugas baru yang diamanatkan Gubernur Papua Lukas Enembe, harus bisa memastikan pelayanan Bank Papua bisa berjalan dengan baik.

 

“Bagaimana mengakomodir semua komponen yang ada di atas tanah Papua dan meyakinkan serta memastikan bahwa semua masyarakat bisa terlayani dari Bank Papua,” ujarnya.

 

Lanjutnya, sebagai komisaris utama dan komisaris non independen akan melakukan koordinasi secara baik dengan para pemegang saham baik gubernur Papua-Papua Barat, Para Bupati, Walikota se Provinsi Papua-Papua Barat dalam menanamkan modal.

 

“Agar Bank Papua tetap eksis seperti yang di katakan bapak gubernur, kami akan bekerja keras, berkoordinasi dengan baik harus bisa membuka semacam khas-khas di setiap Distrik yang tentunya bisa melayani masyarakat di daerah terpencil,”jelasnya.

 

Perlu komitmen juga tambah komisaris utama dari gubernur dan para bupati di tanah Papua sehingga bisa terlaksana dan tentunya kita wajibkan seluruh Orang Asli Papua (OAP) dan seluruh penduduk di atas tanah ini harus mempunyai rekening di Bank Papua

 

“Juga pihak ke-3, para suplayer yang melakukan kegiatan proyek dan membuka cabang di Papua wajib membuka rekening di Bank Papua,”ucapnya

 

Pihaknya terus melukukan koordinasi sacara vertikal horisontal maupun diagonal dengan semua pihak sehingga ini bisa terlaksana.

 

“Dengan satu harapan semua keuangan di Papua dan untuk Papua dan ini kerja keras saya dengan bapa mandacan yang baru di ambil sumpah dan di lantik tentunya meminta dukungan dari semua pihak,”pungkasnya.

 

Selanjutnya kata komisaris PT. Bank Papua, Drs. Nataniel Mandacan M.SI., secepatanya bersama direksi akan mengatur jadwal guna menetapkan agenda dalam membahas kebijakan-kebijakan penting terkait dengan menumbuh kembangkan Bank Papua seperti yang diharapkan oleh gubernur serta masyarakat di atas tanah Papua.

 

“Bersama teman-teman menetapkan waktu misalnya 6 bulan sekali ataupun setiap bulan untuk membuat putusan-putusan,” cetusnya

 

Dirinya mengatakan arahan gubernur menjadi dasar untuk komisaris utama dan komisaris non independen sebagaimana mencari hal-hal terkait dengan tugas Bank yang sacara umum harus diketahui oleh para komisaris.

 

“Saya memang bukan orang ekonomi, dan tidak terlalu paham dengan dunia perbankan (masalah keuangan) tetapi soal pengawasan, saya pernah mengelola uang jadi bagaiman mengawasi uang itu di gunakan secara baik dan sasarannya harus dicapai,” kata mandacan

 

Pihaknya berharap hasilnya harus ada itu tugas komisaris untuk mengarahkan semua orang yang ada di tanah papua punya ATM Bank Papua.

 

“Bank Papua bisa tumbuh, berkembang baik tergantung OAP untuk itu nanti kita arahkan masyarakt OAP untuk membuka buku tabungan di bank papua,” tutupnya.  (Ardiles / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here