JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Lomba Paduan Suara Wanita (PSW) Tingkat Kota Jayapura yang diselenggarakan Lembaga Perempuan Adat Port Numbay diikuti 8 peserta, akhirnya keluar sebagai juara adalah  PSW GKI PNIEL Kotaraja, PSW Kemah Injil Choirs Sentani, PSW GKI Petrus Waena, PSW GKI Pengharapan Jayapura, PSW GKI Getsemani Kotaraja, PSW GKI Imanuel Ham Hamadi Wik 8.

 

Suasana lomba yang begitu meriah di Gereja GKI Getsemani Kotaraja, diikuti 8 peserta dari 11 peserta yang mendaftar, diantaranya PSW GKI PNIEL Kotaraja, PSW Kemah Injil Choirs Sentani, PSW GKI Petrus Waena, PSW GKI Pengharapan Jayapura, PSW GKI Getsemani Kotaraja, PSW GKI Imanuel  Hamadi Wik 8, PSW GKI Ebenhaezer Yoka, PSW GKI Moses Kali Acai dan PSW GKI Imanuel Hamadi.

Caption foto : Suasana foto bersama dan Lomba Paduan Suara Wanita di Gedung Gereja GKI Getsemani Kotaraja. (lintaspapua.com )

Sementara Dewan Juri yang memberikan penilaian adalah Willi Mahulette dan Vida Katmaer dan Theodora Oefi Resoeboen, sekaligus usai lomba membacakan hasil – hasil penilaian.

Sebagaimana diketahui Lomba Paduan Suawa Wanita ini dilaksanakan dengan mengambil lagu utama “Hidup ini adalah kesempatan” dengan satu lagu bebas

 

Sebelumnya,  Ketua Lembaga Perempuan Adat Port Numbay,  Nerlince Wamuar Rollo, SE., mengatakan menyambut Hari Ibu 22 Desember 2018, pihaknya mengajak perempuan – perempuan di Kota Jayapura Paduan Suara memuliakan nama Tuhan.

Caption foto : Panitia dan Suasana foto bersama Lomba Paduan Suara Wanita di Gedung Gereja GKI Getsemani Kotaraja. (lintaspapua.com )

“Menyambut Hari Ibu adalah hal yang sangat penting bagi kaum perempuan sebagai makhluk paling mulia dan sebagai penolong, sehingga diberikan  kodrat yang lebih, agar bisa melahirkan anak dan merawat anak – anak dalam keluarga, namun demikian juga bisa memuji dan memuliakan nama Tuhan,” tuturnya.

Diakui, tentunya dengan memuji Tuhan, maka keluarga akan bahagia dan sejahtera dan seorang ibu akan selalu memuji Tuhan.

Mama Nerlince Wamuar, yang juga Ketua Pokja Perempuan MRP ini menjelaskan, bahwa kegiatan ini terlaksana bersama Yayasan Gema Valentine Papua, guna  mendorong  perempuan untuk memuji Tuhan.

 

Sementara Ketua Panitia Lomba, Jack Wally menuturkan, sangat berterimakasih kepada peserta lomba ibu – ibu yang sudah ambil bagian, bahkan ada yang dari Sentani PSW Kemah Injil Choirs yang ikut ambil bagian.

“Tentunya kesiapan panitianjuga sangat cepat dan singkat, namun inilah hasil yang bisa kita laksanakan untuk memuliakan nama Tuhan dalam menyambut hari ibu,” tuturnya.

Panitia, kata Jack, juga mengucapkan selamat kepada yang juara dan kegiatan ini akan terus berlanjut nantinya didalam moment yang berbeda atau mungkin saat menyambut Hari Kartini bulan April 2019.

“Untuk Lomba Paduan Suara dilanjutkan dengan perayaan ibadah Natal di kediaman Bapak Ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo, sekaligus dengan penyerahan hadiah untuk pemenang lomba padua suara wanita pada pukul 16.00 (jam empat sore) 22 Desember 2018,” tandasnya.

Acara berlangsung begitu meriah dan antusias dari peserta dengan berbagai penampilan yang cantik dengan pembawa acara yang mengarahkan langsung dari Koordinator Seksi Acara, Andrew Karubaba, dibantu Panitia Rolin Sawaki dan Judith serta Andre yang ikut mengatur suasana kegiatan.

Lomba diakhiri dengan menyanyi bersama Hidup Ini adalah kesempatan yang dipimpin oleh Ludya Wally, selaku pimpinan peserta PSW Kemah Injil Choirs Sentani, yang berhasil mendapatkan juara kedua. (*)