Gubernur Lukas Enembe : Komisaris Utama Harus Pastikan Semua Masyarakat Buka Rekening di Bank Papua

0
505
PT. Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) melantik dua Komisaris, yakni Komisasi Utama T.E.A Hery Dosinaen dan Komisaris Indenpenden Nataniel Mandaacan dengan periode 2018 - 2021, pelantikan ini langsung di Pimpin oleh Gubernur Papua, Lukas Enmbe di salah satu hotel, Jumat 21 Desember 2018. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – PT. Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) melantik dua Komisaris, yakni Komisasi Utama T.E.A Hery Dosinaen dan Komisaris Indenpenden Nataniel Mandaacan dengan periode 2018 – 2021, pelantikan ini langsung di Pimpin oleh Gubernur Papua, Lukas Enmbe di salah satu hotel, Jumat 21 Desember 2018.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH., meminta agar kedua komisaris ini untuk melakukan konsolidasi organisasi, serta memastikan seluruh OAP dan seluruh penduduk yang ada di Papua dan Papua Barat wajib memiliki rekening bank Papua.

“Tidak hanya itu, seluruh pengusaha yang melakukan kegiatan kontruksi atau yang lainnya juga wajib membuka rekening bank Papua, lalu para suplayer yang ada di luar Papua wajib membuka kantor cabang dan rekening Bank Papua,” katanya.

Selain itu juga ia mengaharapkan agar kantor cabang Bank Papua ada di setiap distrik sehingga masyarakat bisa merasakan pelayanan dari Bank Papua.

Sementara itu, Komisaris Utama Bank Papua, T.E.A Hery Dosinaen keputusan ini dilakukan sesuai dengan RUPS serta adanya rekomendasi dari OJK Pusat, sehingga dipercaya menjadi pengawas Bank Papua.

Caption Foto : Untuk diketahui, Komisasi Utama,  T.E.A Hery Dosinaen dan Komisaris Indenpenden, Nataniel Mandaacan menggantikan Pdt. Lipiyus Biniluk dan Costant Karma. Tampak dalam suasana pengambilan sumpah janji yang dipimpin oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe. (Ardiles / lintaspapua.com)

“Tentunya tugas kami selaku pengawasan dan diberikan kepercayaan dalam suatu porsi kami yang melekat dalam ADRT terhadap para direksi dan juga hal – hal lan yang bertepatan dengan perbankkan, amanat gubernur, bahwa kami berdua, selaku biro krasi sekda Papua dan Papua Barat, harus bisa memastikan dalam tugas yang baru ini untuk bagaimana mengakomodir semua komponen yang ada di atas tanah ini serta meyakinkan dan memastikan semua pelayanan di bank papua bisa terlayani untuk masyarakat,”jelasnya usai dilantik.

Ia juga mengungkapkan, sesuai dengan arahan Gubernur menyampikan Bank Papua harus tetap eksisi, untuk itu membutuhkan kerja keras dari semua pihak dan jajaran serta para pemegang saham gubernur Papua dan Papua Barat.

“Tugas – tugas yang diberikan Gubernur akan kami jalankan, terlebih kami harus bisa membuka kas – kas di distrik – distrik agar bisa melayani masyarakat di daerah terpencil,” ungkapnya.

Serta mewajibkan OAP dan seluruh orang di atas tanah Papua ini, harus memiliki rekening bank Papua dan juga para pihak ketiga yang melakukan kegiatan, di provinsi papua dan Provinsi Papua Barat wajib dan suplairer yang luar Papua wajib membuka kantor cabang di Papua dan Papua Barat nantinya di wajibkan membuka rekening.

“Dengan begitu, inilah satu harapan bagi kami agar keuangan di tanah Papua dan Papua Barat, bisa eksis dan terus maju,” tutupnya.

Untuk diketahui, Komisasi Utama T.E.A Hery Dosinaen dan Komisaris Indenpenden Nataniel Mandaacan menggantikan Pdt. Lipiyus Biniluk dan Costant Karma. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here