Kurangnya Fasilitas Penyandang Difabel, Papua Sempat Ingin Alihkan Pelaksanaan Peparnas XVI ke Jakarta

0
581
Atlet - Atlet NPC Papua saat berlatih. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemerintah Provinsi Papua sempat mempertimbangkan untuk mengalihkan pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Tahun 2020, ke Provinsi DKI Jakarta. Pengalihan dikarenakan Pemprov Papua belum dapat memenuhi penyediaan fasilitas bagi penyandang difabel.

Rencana pengalihan itu sendiri sebagaimana isi surat yang dikirimkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, terkait pengalihan tuan rumah Peparnas XVI tahun 2020 ke DKI Jakarta.

“Namun kita sadar bahwa usulan ini tidak mungkin disetujui menteri, makanya kita tetap harus siap diri untuk menjadi tuan rumah,” terang Gubernur Papua,  Lukas Enembe, di Jayapura, Senin (17/12) sore.

Dikatakan, pelaksanaan Peparnas semestinya satu paket dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020. Untuk itu, pihaknya segera mendorong,  agar di seluruh klaster penyelenggaraan PON, dapat membangun fasilitas yang memadai bagi kaum difabel.

“Makanya kami juga sekarang ini sedang mendorong revisi terhadap Inpres nomor 10 tahun 2017. Kita harapkan semua kementerian bisa terlibat. Apalagi pada waktu road show kemarin semua kementerian/lembaga mendukung Papua sebagai tuan rumah PON,” tuturnya.

Ketua National Paralympic Commite (NPC) Papua,  H. Jaya Kusuma, menilai,  Provinsi Papua kekurangan fasilitas penyandang difabel. Tak sampai disitu, fasilitas yang ada pun dinilai masih sangat minim sehingga dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan Peparnas.

Tak hanya venue, hotel yang menjadi tempat tinggal atlet penyandang difabel wajib ramah kaum disabilitas.

“Intinya ada standardisasi untuk kamar dan toilet maupun lift bagi difabel. Tapi untuk Kota Jayapura saja yang menjadi ibukota provinsi saya lihat masih sangat kurang. Selain itu, ruang public untuk penyandang disabilitas juga mesti ada,” pungkasnya. (Harian Pagi Papua)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here