Gubernur Lukas Enembe Diyakini Bijaksana Selesaikan Masalah Internal KAPP

0
482
"Maka kewajiban dari pemerintah provinsi papua sebagai pembina ormas ialah harus mengambil tindakan tegas untuk melihat kedua bela pihak tersebut untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, karena ada tugas serta pekerjaan cukup berat yang dimana pada tanggal 7 September 2017 dalam kepemimpinan Merry Yoweni bersama kami telah berjuang membuat PERGUB ( Peraturan Gubernur ) yang telah ditanda tangani serta di setujui oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe S. IP, MH., sehingga pergub tersebut direncanakan akan berjalan di tahun 2019 mendatang," ujar Octovianus Aronggear, kepada media di Jayapura, Selasa (18/12/2018). (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sekretaris Umum Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP), Octovianus Aronggear berharap, Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Gubernur Papua. Lukas Enembe,  sebagai pembina serta penasehat, agar tidak boleh memihak sebelah tangan, karena ini adalah internal organisasi.

“Maka kewajiban dari Pemerintah Provinsi Papua sebagai pembina ormas ialah harus mengambil tindakan tegas untuk melihat kedua bela pihak tersebut untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, karena ada tugas serta pekerjaan cukup berat yang dimana pada tanggal 7 September 2017 dalam kepemimpinan Merry Yoweni bersama kami telah berjuang membuat PERGUB ( Peraturan Gubernur ) yang telah ditanda tangani serta di setujui oleh Gubernur Papua,  Lukas Enembe S. IP, MH.,  sehingga pergub tersebut direncanakan akan berjalan di tahun 2019 mendatang,” ujar  Octovianus Aronggear, kepada media di Jayapura, Selasa (18/12/2018).

” Saya pikir ini bukan perjuangan yang main-main, karena perjuangan tersebut membutuhkan kekuatan serta aspirasi dari masyarakat Papua secara keseluruhan,  karena kami asosiasi KAAP merupakan tangan atau penyalur aspirasi orang asli Papua yang telah bermitra dengan pemerintah Provinsi Papua. ” tutur Octovianus.

Ia juga menambahkan,  bahwa apabila ada polemik dan masalah di dalam internal Kamar Adat Papua ini sangat merugikan masyarakat Papua, sehingga pemerintah Provinsi Papua harus mengambil tindakan dan ketegasan untuk menindak lanjuti orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang mencoba untuk menggagalkan perjuangan serta aspirasi dari orang asli Papua yang menyampaikan keluh kesah mereka melalui kami untuk disampaikan kepada Gubernur Papua.

Sementara itu,  Ketua Asosiasi Tabi Papua Matahari Terbit, Elisabet Msen mengatakan bahwa kami mau ikut serta terlibat dalam Asosiasi KAAP ini, karena kami tahu bahwa yang terlibat didalam asosiasi tersebut adalah masyarakat Papua.

“Dan kami seluruh anggota menginginkan Merry Yoweni yang membimbing kami serta mengayomi asosiasi KAAP hingga akhir masa kepemimpinan beliau,” katanya. (Berti Pahabol / lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here