ASN Kerja di Pedalaman Papua Termasuk Bela Negara Melayani Masyarakat

0
278
Sekda Papua, Hery Dosinaen bersama Pejabat Eselon II menerima jabat tangan dari ASN di lingkungan Pemprov Papua usai apel gabungan. (Erwin)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah berjuang melaksanakan tugas dan fungsinya di pelosok tanah air, sesungguhnya sedang menjalankan bela negara.

Hal demikian karena, para ASN itu telah membuat republik menjadi tetap eksis untuk hadir dan ikut serta melayani rakyat.

“Hal ini yang sekali lagi menegaskan bahwa bela negara adalah kerja sama dari segenap elemen bangsa dan negara, bukan hanya pemerintah apalagi sekedar satuan kerja tertentu saja”.

“Sebab bela negara terutama merupakan suatu peran serta kontribusi segenap komponen masyarakat, dunia usaha, dunia pendidikan,media hingga tokoh pemuda, tokoh agama serta pihak terkait lainnya untu bisa ikut serta melaksanakan tugas bela negara,” terang Hery pada upacara  peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke -70, di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin (17/12/2018).

Oleh karenanya, dia mengimbau seluruh Aparat Sipil Negara yang ada di lingkungan pemerintah provinsi agar wajib membela negara melalui peran dan fungsinya masing-masing. Dengan demikian apa yang diperjuangkan oleh pendahulu kita demi mempertahankan NKRI, tak bakal sia-sia.

“Apalagi Hari Bela Negara ke -70 Tahun 2018 mengusung tema “Mari Membangun Bangsa, Bersatu dan Membela Negara”.  Saya harapkan tema ini bisa meresap dalam hati kita semua para ASN, untuk maju bersama membangun Papua,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Sekda mengimbau semua pihak di Papua agar menjaga serta membuktikan daerah Papua tetap aman dan damai.

Dirinya juga mengharapkan semua masyarakat bergandengan tangan, berkoodinasi secara horizontal, vertikal dan diagonal, supaya kita berada dalam satu kesatuan gerak maupun langkah untuk menjaga keutuhan NKRI.

“Paling tidak melalui momentum peringatan hari bela negara, saya harap semangat para pejuang dalam mempertahankan kedaulan negara, sekiranya dapat tertanam dalam hati seluruh masyarakat tanpa terkecuali”.

“Sehingga kita mampu mencegah dan menjauhkan provinsi ini dari upaya memecah belah dan mengganggu kedaulatan negara,”tandasnya. (Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here