Wali Kota Benhur Tomi Mano : Kota Jayapura Siap Bangun Kampung Tematik, Sukseskan PON XX 2020

0
575
"Terima kasih buat usulan teman teman wartawan untuk punya ide cemerlang, bagaimana kita menata kota APO bukit dengan cat berwarna warni satu warnaputih. Sehingga pengunjung yang datang saat PON dapat menikmati keindahan kota Jayapura," ujar Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano, kepada pers di Jayapura, Jumat (14/12/2018). Tampak suasana penyerahan DIPA Pemerintah Provinsi dari Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal kepada Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Dalam rangka menyambut PON XX tahun 2020, pemerintah kota Jayapura sebagai ibukota provinsi Papua terus mempercantik diri. Salah satu yang diprogramkan adalah pembangunan kampung tematik atau kampung warna warni. Dimana salah satu kawasan yang dipilih adalah kawasan APO Bukit yang berada tepat di pusat kota Jayapura.

 

Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com)

“Terima kasih buat usulan teman teman wartawan untuk punya ide cemerlang, bagaimana kita menata kota APO bukit dengan cat berwarna warni satu warnaputih. Sehingga pengunjung yang datang saat PON dapat menikmati keindahan kota Jayapura,” ujar Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano,  kepada pers di Jayapura, Jumat (14/12/2018)

 

 

Selain melakukan penataan kota, tentunya pemerintah kota Jayapura juga fokus pada persiapan sejumlah venue PON

“Kita juga menata infrastruktur, bagaimana mengantisipasi banjir, mengatasi kemacetann dengan melakukan perluasan dan pelebaran jalan,” kata Walikota yang kerap disapa BTM ini.

Lanjut katanya, untuk berbagai program tersebut pihaknya telah menganggarkannya dalam APBD 2019

Kota Jayapura, tampak gedung DPR Papua dan sekitarnya (lintaspapua.com)

Sebelumnya, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Papua juga mengklaim akan membangun kampung tematik di sejumlah klaster, lebih khusus Kota Jayapura dan sekitarnya, dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di bumi cenderawasih.

Kampung tematik, merupakan upaya mengubah lokasi kumuh menjadi menarik, dengan peningkatan maupun perbaikan kondisi lingkungan, baik melalui penghijauan maupun hal terkait lainnya.

“Memang tahun ini kita lagi uji coba untuk membuat kampung tematik di Papua. Nantinya setiap rumah kumuh dipermak dengan berornamen khas Papua. Juga di cat warna-warni dengan nuansa Papua, namun tak meninggalkan kesan PON XX 2020,” terang Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Papua Daud Ngabalin.

Pihaknya mengaku sudah memetakan sejumlah titik kumuh di seluruh wilayah Papua yang bakal melaksanakan PON 2020. Untuk Kota Jayapura, misalnya, kampung tematik akan diterapkan di APO Bukit Barisan.

Kota Jayapura. (Eveerth Joumiklena / lintaspapua.com )

Kemudian di Dok IX Jayapura serta pemukiman sekitar masuk Bandara Sentani Jayapura. Sedangkan untuk wilayah luar Jayapura, diantaranya pemukiman sekitar Pelabuhan Biak.

“Intinya untuk kampung kumuh yang berada di dekat jalan protokol maka bakal diterapkan program kampung tematik,” katanya.

 

 

“Kalau untuk Kota Jayapura, tentunya akan dibangun bernuansakan adat Port Numbay. Memang tidak yang penting saat PON, pemukiman itu tidak lihat kumuh,” ucap dia.

Dia tambahkan, program kampung tematik ini dinilai sudah sangat penting dan mendesak untuk diterapkan. Sebab selain pelaksanaan PON XX 2020 yang tinggal setahun lebih, pembenahan kampung kumuh juga sudah mendapat desakan dari pimpinan daerah. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here