Wali Kota Benhur Tomi Mano : Konsekuensi Tra Urus E – KTP, Segala Urusan Administrasi Warga Tidak Berjalan

0
510
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat mempipin rapat pembahasan data warga di ruan rapar walikota. (Ardiles / Lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano MM., pimpin rapat pembahasan hasil penyisiran data warga di tingkat Distrik, Kelurahan dan Kampung di lingkungan pemerintah kota jayapura, berlangsung di ruang rapat Walikota Jayapura, Selasa 11 Desember 2018.

 

Orang nomor 1 di kota jayapura ini dengan tegas meminta kepada dinas dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura, bersama seluruh Kepala Distrik, Kepala Kelurahan, Kepala Kampung, Ketua RT/ RW se-Kota Jayapura, untuk menuntaskan program perekaman e-KTP bagi seluruh warga Kota Jayapura, yang Nomor Induk Kependudukanya sudah ada di Disdukcapil Kota Jayapura.

“Saya mau semua program penuntasan perekaman e-KTP berakhir tanggal 31 Desember 2018, dan ini tinggal sisa bebarapa hari saja, semua harus bekerjasama dan menuntaskan perekaman e-KTP di Kota Jayapura, dengan hasil maksimal, semua alamat tempat tinggal warga harus disisir,’’ ujar Wali Kota Jayapura,  Benhur Tomi Mano,  yang biasa di sapa BTM, saat memimpin rapat.

 

Menurut BTM, penyisiran harus dilakukan secara terus menerus jangan hanya satu kali saja, dan semua harus terlibat, supaya masyarakat tahu kalau Pemkot Jayapura sudah bertanggung jawab dan perhatian kepada warganya dalam memiliki identitas kependudukan.

 

“Sebaliknya jika warga tidak ada respon atau niat baik, konsekuensinya data NIK akan diblokir. Dengan demikian, yang bersangkutan dalam mengurus segala adminitrasi tentu tidak akan bisa, sebelum NIK ini diaktifkan kembali,”pungkasnya.  (Ardiles / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here