Benahi Stadion Marora, Pemkab Kepulauan Yapen Siap Gelar Kejuaraan Galanita

167
"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kepulauan Yapen menyatakan bersedia melakukan pembenahan dan perbaikan terhadap Stadion Marora, Serui, terkait dengan rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020," ujar Bupati Kepualauan Yapen, Tonny Tesar, kepada wartawan di Kota Jayapura, usai rapat bersama Wakil Gubernur Papua, Jumat (14/12/2018). (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sebagai kota penyangga penyelenggaraan PON, Kota Serui akan memperlombakan cabang olahraga sepak bola wanita (Galanita). Sebab itu untuk membenahi Stadion Marora Serui, sebagai home base klub sepak bola Perseru Serui itu, Pemkab Yapen berharap ada sharing dana antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kepulauan Yapen menyatakan bersedia melakukan pembenahan dan perbaikan terhadap Stadion Marora, Serui, terkait dengan rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020,” ujar Bupati Kepualauan Yapen, Tonny Tesar, kepada wartawan di Kota Jayapura, usai rapat bersama Wakil Gubernur Papua, Jumat (14/12/2018).

Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Tonny Tesar menyatakan, Pemerintah Provinsi Papua sudah menetapkan Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai salah satu penyangga tuan rumah PON XX tahun 2020 di Papua.

Menurut Tony Tesar, menyambut multievent empat tahunan itu, pihaknya akan segera melakukan perbaikan stadion Marora, Serui.

“kita akan renovasi stadion, khususnya rumput dan lampu,” katanya.
Dia menuturkan, sebagai kota penyangga penyelenggaraan PON, Kota Serui akan memperlombakan cabang olahraga sepak bola wanita (Galanita).

Suasana Markas Perseru di Stadion Marora Serui. (GOAL COM)

Untuk menahi home base klub sepak bola Perseru Serui itu, Pemkab Yapen berharap ada sharing dana antara pemkab dan provinsi.

“Kita berharap ada sharing dana dari Provinsi, kita sendiri sudah anggarakan di APBD 2019,” tuturnya.

 

Tony menambahkan, saat ini pencahayaan lampu di Stadion Marora, baru mencapai 800 LUX. Maka itu, kita harus menambah agar memenuhi standarnya, yakni mencapai 1.200 LUX.

“kita akan fokus perbaikan lampu dan rumput, kalau fasilitas lainnya sudah memenuhi standar,” urainya.

Terkait dengan masalah akomodasi dan transportasi, kata mantan angota DPD RI ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Menteri Perhubungan RI. Sementara untuk tempat tinggal tidak ada kendala, karena sudah ada hotel maupun asrama sekolah yang bisa menampung 300 orang.

“kita siap untuk menyelenggaran pertandingan sepak bola wanita, masih ada waktu satu tahun kedepan untuk benahi stadion Marora,” ucapnya. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )