Renungan Pagi : MELAKUKAN KEHENDAK BAPA

0
842
Anthonius Ayorbaba, bersama Isterinya, Pdt. Naomi Maloringan, S.Th., Terus Setia Melayani Tuhan dimana saja berada. Kini menjabat sebagai Kakanwil Kemenkumham Papua Barat. (Foto Istimewa)

“Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!”
…LUKAS 7:9…

*MELAKUKAN KEHENDAK BAPA*

Sobatku, di Kapernamun Tuhan Yesus berjumpa dengan seorang perwira Romawi yang hambanya sedang sakit bahkan hampir mati. Perwira itu meminta pertolongan pada Tuhan Yesus agar Ia berkenan menyembuhkan hambanya itu

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana Tuhan Yesus menegaskan iman perwira ini lebih besar dari iman bangsa Israel. Ini hal yang sangat mengherankan sebab bangsa Israel adalah bangsa yang terpilih agar menjadi terang bagi bangsa lain dan Allah berkenan menyatakan diriNya kepada bangsa ini,  tetapi bangsa ini meleset dari apa yang dikehendaki Allah.

Caption Foto : Anthonius Ayorbaba bersama keluarga dalam Perayaan Natal Yesus Kristus, Bagi Pegawai dan  Warga Binaan & keluarga di Jemaat Santo Paulus Lapas Klas IIA Palangka Raya. (Foto Pribadi)

Tuhan Yesus membuka pemahaman kita bagaimana perwira ini tidak terikat dengan kebiasaan atau tradisi yang ada melainkan orientasinya pada kehendak Tuhan. Kalau Tuhan berkehendak, orang percaya yang seharusnya jati dirinya hamba, harus melakukan kehendak itu. Ia bandingkan dirinya sebagai perwira yang memberi perintah kepada bawahannya.

Tuhan Yesus membuka wawasan kita bahwa bagi umat Perjanjian baru, orang percaya, iman adalah penurutan kepada kehendak Allah, bukan sekedar penurutan pada Hukum Taurat atau aturan atau tradisi. _Tuhan Yesus adalah tuan atas hukum (Matius 12:8)

Tuhan adalah hukum kita, bukan yang lain. Kalau kita taat pada hukum moral, pada aturan dan kesepakatan bersama, itu karena kita mau latihan taat, bukan ketaatan yang sesungguhnya. Ketaatan yang sebenarnya adalah taat pada kehendak Bapa yang pada orang satu berbeda dengan orang lainnya. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata, bila hidup keagamaan kita tidak lebih benar dari orang Farisi dan ahli Taurat, kita tidak layak untuk masuk Kerajaan Sorga (Matius 5:20)

Sobatku, Perbuatan yang taat itulah yang berkenan pada Bapa. Karena itulah Tuhan Yesus di tempat lain menegaskan bahwa orang yang masuk ke dalam Kerajaan Surga adalah orang yang melakukan kehendak Bapa, bukan sekadar percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan menyembahNya (Matius 7:21)

Penyembahan tidaklah punya makna bila pribadi yang menyembah tidak mengenal kehendak Bapa dan melakukannya. Maka, Tuhan Yesus juga berkata, hidup kekal adalah mengenal Allah dan pribadi Tuhan Yesus (Yohanes 17:3).

Maka, sikap iman yang benar adalah totalitas untuk melakukan kehendak Bapa. Tuhan Yesus pun memberi teladan bahwa makananNya adalah melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaanNya (Yohanes 4:34).

Sobatku, makanan adalah sesuatu yang utama agar seseorang bisa hidup. Bila makanan kita adalah kehendak Bapa, maka kita pun bisa mengalami kehidupan kekal bersama Dia

Sudahkah kita melakukan kehendak Bapa dalam menjalani kehidupan ini, dgn mengasihi Istri/Suami/anak2/orang tua dan sesama kita?
[06:05, 12/13/2018] Kk Theo Ayorbaba: Renungkanlah… !

Selamat Berkarya bagi Yesus dan jadilah Berkat bagi semua orang,.
…Tuhan Yesus Berkati…

Dukung & Doakan VG Emaus Bermazmur, Vol.2, PEDULI KOROWAI. (ISTIMEWA)

*Dukung & Doakan VG Emaus Bermazmur, Vol.2, PEDULI KOROWAI*
Telah di edarkan pada Jemaat2 GKI :
1. Klasis Port Numbay
2. Klasis Sentani
3. Klasis Manokwari
4. Klasis Yapen Seĺatan

 

 

 

Semua dukungan jemaat & bapak/ibu/Sdr/i dengan doa & membeli DVD Emaus Bermazmur akan sangat berarti utk membantu penerjemahan Alkitab dari Bahasa Indonesia, ke bahasa Suku Koròwai & Korowai Batu, di Kabupaten MAPPI, yang rindu membaca Alkitab dengan Bahasa Mereka sendiri.

Tuhan Yesus memberkati,.

Executìve Pròducer,  Anthonius Ayorbaba
🙏🙏🙏👏👏👏

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here