Sidak Supermarket Jelang Natal, Wabup Giri Temukan Makanan Kadaluarsa

0
573
Wakil Bupati, Giri Wiayantoro bersama tim keamanan pangan Kabupaten Jayapura melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah gudang penyimpanan dan juga pusat perbelanjaan yang ada di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (11/12/2018) siang. Sidak tersebut dilakukan dalam rangka menjelang perayaan Natal Tahun 2018. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Wakil Bupati, Giri Wiayantoro bersama tim keamanan pangan Kabupaten Jayapura melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah gudang penyimpanan dan juga pusat perbelanjaan yang ada di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (11/12/2018) siang.

Sidak tersebut dilakukan dalam rangka menjelang perayaan Natal Tahun 2018.

Dalam melakukan Sidak tersebut Wabup Giri di dampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Louis Nauw, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tasrief Thayeb, Kepala Bidang  Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Adorsina Wompere, perwakilan Disperindag dan puluhan anggota Satpol PP.

Tujuan dari Sidak itu adalah mengecek seluruh produk barang makanan dan minuman, termasuk makanan hasil industri rumahan, terutama tentang batas kadaluwarsa.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Jayapura Giri Wijiantoro bersama tim ini melakukan pemeriksaan di Hypermart yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Sentani, Wakil Bupati dan rombongan menemukan sekotak makanan sereal yang telah kadaluarsa yang masih di pajang.

Mendapati barang yang telah kadaluarsa itu masih dipajang, Wakil Bupati Jayapura langsung memerintahkan stafnya untuk memanggil maneger Hypermart.
“Ini kenapa masih di pajang?, inikan sudah kadaluarsa, memang sengaja untuk menjual barang kadaluarsa atau bagaimana?” tanya Wakil Bupati.

Maneger Hypermart Sentani usai mendapat pertanyaan tersebut, bukannya mengaku kesalahannya, Maneger Hypermart ini malah berdalih bahwa barang lama selalu di retur dan di tempatkan di bagian paling depan sedangkan barang baru akan disusun di paling belakang.

“Iya, kalau soal itu saya tahu. Tapi inikan sudah kadaluarsa, kenapa masih dijual, tahu nggak kalau ini bisa diperkarakan” tanya Wakil Bupati Jayapura lagi.
Setelah dijelaskan oleh Wakil Bupati Jayapura kalau hal ini bisa saja menjadi persoalan hingga ke pengadilan, Maneger Hypermart Sentani langsung memohon maaf dan menyampaikan bahwa pihaknya akan lebih selektif lagi dalam memajang barang jualannya.

Wakil Bupati Jayapura yang ditemui wartawan usai sidak tersebut mengungkapkan bahwa hal ini masih bisa dimaafkan karena murni kelalaian dari petugas supermarket tersebut.
“Secara keseluruhan setelah kita lakukan pemeriksaan semuanya baik-baik saja, hanya ditemukan satu kotak ini saja yang lainnya tidak ada” kata Giri.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh pedagang yang ada di Kabupaten Jayapura agar dapat lebih selektif lagi dalam menjual barang-barang dagangannya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here