JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Papua New Guinea (PNG) dan negara Fiji mengaku siap menjalin hubungan kerjasama di bidang ekonomi dan pembangunan dengan Pemerintah Indonesia, khususnya provinsi yang berada di Indonesia Timur.
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar PNG di Jakarta, Frank Migizi mengatakan salah satu kerjasama yang perlu dilakukan adalah di bidang bea cukai antar kedua negara, sehingga semua bisa berjalan sesuai dengan aturan masing-masing negara.
“Untuk itu, forum kerjasama ekonomi dan pembangunan kawasan timur Indonesia dengan Pasifik Selatan dan PNG sangat penting dilakukan,” kata Frank, di Jayapura, Senin (10/12/2018).
Soal konektivitas transportasi, ujar ia, perlu dibicarakan secara baik agar bisa tercapai baik melalui darat, udara maupun maritim.
“Untuk itu, kegiatan seperti hari ini tidak boleh berakhir, tapi harus dilakukan guna mempertahankan koordinasi sehingga kerjasama terus ditingkatkan,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Isaac Grace, perwakilan dari Kedutaan Fiji berharap melalui forum ini bisa membangun kerjasama termasuk pertukaran informasi ketiga negara (PNG, Fiji dan Indonesia) dalam hal ini Papua.
Untuk itu, kata ia, kedepan hubungan baik antar negara harus tetap terjaga sehingga kerjasama bisa terlaksana sesuai yang diinginkan, karena 70 persen kesuksesan dalam kerjasama terjadi dalam networking.
“Kami harap bisa memahami banyak kerjasama di masing-masing provinsi dan negara,” kata Isaac.
Ia mengaku, Fiji dan wilayah pasifik masih perlu belajar banyak dari Indonesia. Dengan demikian, ia berharap melalui forum ini pihaknya dapat meningkatkan pengetahuan, koordinasi ataupun kerjasama yang hendak dilakukan.
“Beberapa waktu lalu Kementerian Luar Negeri telah mengunjungi Fiji untuk meminta kami melakukan kegiatan road show di Pasifik Selatan dan kegiatan ini mendapat pujian dari masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, konektivitas dan transportasi sangat penting dibicarakan untuk terus melaksanakan koordinasi kerjasama ekonomi kedepan. Untuk itu, dirinya berharap pertemuan ini bisa terus berlanjut sehingga bisa menjadi landasan dalam mendukung kerjasama.
“Setalah ini kita mau kemana?, apa yang kita mau lakukan untuk mendukung forum ini ke depan. Ini yang harus dibicarakan dengan baik, agar kerjasama yang diinginkan bisa berjalan sesuai harapan,” katanya. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )