KPU Papua Gelar Rapat Evaluasi Pemilu 2019 dan Bimtek Penghitungan Suara

0
560
“Sejumlah tahapan pemilu 2019 ini kita persiapan dalam suasana sibuk diantara banyak angenda, KPU Papua memiliki agenda, salah satunya pemilu 2019, juga Bimtek pungut Suara dan hitung Suara,” ujar Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, dalam sambutannya. (Fransisca / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – KPU Papua menggelar rapat evaluasi Pemilu 2019 dan bimbingan teknis pemungutan dan perhitungan suara, di Hotel Grand Abe, Selasa (11/12/2018).

Kegiatan tersebut diikuti oleh masinmg – masing KPUD Kabupaten/Kota se- Papua, yang melibatkan organisasi disabilitas, perwakilan lembaga pemasyarakatan, Dukcapil Provinsi Papua di Papua, demi suksesnya pemilihan umum 2019.

Caption Foto : Suasana Kegiatan rapat evaluasi Pemilu 2019 dan bimbingan teknis pemungutan dan perhitungan suara, di Hotel Grand Abe, Selasa (11/12/2018). (Fransisca / lintaspapua.com )

Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, S.S, M.Hum, mengatakan bahwa KPU dalam masa padat agenda dan tahapan apa saja yang disiapkan menuju pemilu 2019 dengan persiapan sangat panjang.

 

“Sejumlah tahapan pemilu 2019 ini kita persiapan dalam suasana sibuk diantara banyak angenda, KPU Papua memiliki agenda, salah satunya pemilu 2019, juga Bimtek pungut Suara dan hitung Suara,” ujar Theodorus Kossay, dalam sambutannya.

Ditambahkan,  bahwa kegiatan hari ini ada pembicara dari rekan disabilitas dan pihak lembaga pemasyarakatan ikut dalam menyampaikan pemikirannya.

“Diskusi Panel dan kita evaluasi akan menunjukan partisipasi dan  tanggapan kita. Pemilu hanya beberapa Jam saja, tapi persiapan sangat panjang, juga penyelesaiannya dikerjakan dengan cepat,” katanya.

Caption Foto : Suasana Kegiatan rapat evaluasi Pemilu 2019 dan bimbingan teknis pemungutan dan perhitungan suara, di Hotel Grand Abe, Selasa (11/12/2018). (Fransisca / lintaspapua.com )

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Informasi Administrasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Iskandar Ar Rahman, menekankan KTP elektronik (E – KTP) adalah syarat mutlak untuk pemilu.

“Sebab itu, Dukcapil akan terus melakukan perekaman di seluruh Papua apapun kendalanya, sebelum Data penduduk di blokir,” jelasnya.

Disampaikan, bahwa dokumen Kependudukan kan KTP  – el ini syarat mutlak untuk pemungutan Suara bagi pemilu, KTP lama atau KTP Nasional sesuai undang undang Sudah tidak berlaku lagi sejak tahun 2014.

“Ini adalah amanat undang-undang, karena semua Kabupaten Sudah bisa melakukan perekaman KTP el, walaupun kami mengalami banyak kendala pencurian alat,penolakan masyarakat, pembakaran kantor, tapi kami tetap terus datang untuk melakukan perekaman KTP el. pada tanggal 31 desember 2018 semua Data akan di blokir kalau tidak melakukan perekaman KTP el,” pungkasnya. (Fransisca / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here