Perayaan Natal Bersama GPdI Wilayah Arso Barat : “Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita”

0
1003
Perayaan Natal GPdi Wilayah Keerom Barat kali ini mengambil tema natal nasional yaitu ‘Yang Olah Allah, Telah Menjadi Hikmat Bagi Kita’ (1 kor 1:30b). Adapun sub temanya adalah, ‘Untuk kemajuan dan pertumbuhan gereja GPdI Wilayah Keerom Barat akan mengedepankan hikmat Allah demi menjangkau jiwa-jiwa untuk kemuliaab bagi Allah.’ (Arif / HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Wilayah Keerom Barat merayakan natal bersama di Kampung Arso VIII, pada Kamis (6/12/2018). Hadir juga pada kegiatan tersebut Ketua GKI Keerom, Pdt. Frans Mambay, Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, SPdK dan jemaat GPdI Arso Barat.

 

Perayaan Natal GPdi Wilayah Keerom Barat kali ini mengambil tema natal nasional yaitu ‘Yang Olah Allah, Telah Menjadi Hikmat Bagi Kita’ (1 kor 1:30b). Adapun sub temanya adalah, ‘Untuk kemajuan dan pertumbuhan gereja GPdI Wilayah Keerom Barat akan mengedepankan hikmat Allah demi menjangkau jiwa-jiwa untuk kemuliaab bagi Allah.’

 

Kepala Kantor Kemenag, Karel F. Mambay, SE, SPdK, dalam sambutannya mengemukakan bahwa setiap kali merayakan Natal, kita bersukacita atas kelahiran Yesus. Peristiwa ini sungguh menyatakan betapa besar kasih Allah kepada kita.

 

‘’Sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh yang kekal,’’ujarnya mengutip injil (Yoh 3: 16) di kesempatan tersebut.

Ia juga menyampaikan,  bahwa kedatangan-Nya disambut baik oleh para gembala, yakni orang-orang kecil yang merindukan Juruselamat, maupun oleh orang-orang Majus, yakni kalangan bijak dan terhormat yang mencari kebenaran dan keselamatan. Janji Allah akan keselamatan terwujud dalam diri Yesus, yakni meskipun Anak Allah telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

 

Untuk itu ia berharap,  hikmat Natal tahun ini benar-benar dirasakan dan diresapi para jemaat, agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu sifat kerendahan hati dan pengorbanan diri.

‘’Melalui kerendahan hati dan pengorbanan diri, Yesus melaksanakan rencana Allah untuk menyelamatkan manusia. Begitulah hikmat Allah yang berbeda dengan hikmat dunia. Itulah sebabnya Paulus menyebut Yesus sebagai hikmat Allah bagi Kita (I Kor 1: 24, 30),’’pungkasnya. (Arif / Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here