Pemprov Papua Perlu Cegah Perambahan Liar di Cagar Alam Cycloop : Bupati Mathius Awoitauw Minta Pemprov Buat Regulasi Perlindungan CAC

0
558
“Pemerintah Provinsi Papua seharusnya membuat regulasi yang benar-benar keras untuk status perlindungan kawasan cagar alam, karena kawasan cagar alam ini merupakan sumber kehidupan bagi ribuan masyarakat yang saat ini tinggal di bawah Gunung Cycloop,” ujar Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., dalam rangka Festival Cycloop 2018. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, meminta Pemerintah Provinsi Papua membuat regulasi untuk mencegah perambahan liar yang cukup serius dengan cara penebangan-penebangan yang di lakukan di kawasan Cagar Alam Cycloop (CAC), guna perlindungan dan juga pelestarian terhadap Cagar Alam Cycloop (CAC).

“Pemerintah Provinsi Papua seharusnya membuat regulasi yang benar-benar keras untuk status perlindungan kawasan cagar alam, karena kawasan cagar alam ini merupakan sumber kehidupan bagi ribuan masyarakat yang saat ini tinggal di bawah Gunung Cycloop,” katanya kepada wartawan usai melepas peserta konvoi kendaraan dalam rangka Festival Cycloop 2018, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (8/12/2018).

Dihadapan para awak media cetak maupun elektronik, Mathius mengungkapkan, bahwa Gunung Cycloop ini pernah mengancam warga di Kota dan Kabupaten Jayapura. Ada musibah yang besar yakni, banjir bandang yang menghanyutkan puluhan rumah warga, memutus akses poros jalan utama dan jembatan, serta ribuan harta benda miliki masyarakat hilang diterjang banjir bandang pada tahun 2002 lalu.

“Kita semua tinggal di bawah gunung Cycloop ini, yang pernah mengancam warga Jayapura. Ada musibah yang besar atau ada banjir, dan itu merupakan peringatan bahwa sewaktu-waktu musibah itu bisa terjadi lagi. Mungkin sekian tahun lalu apa yang terjadi dengan hari ini situasinya mungkin lebih serius, karena perambah hutan yang cukup serius dengan penebangan-penebangan yang dilakukan diatas (Gunung Cycloop) ini,” jelasnya.

Karena ini menyangkut Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, Mathius juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua harus mengambil inisiatif untuk perlindungan kawasan Cagar Alam Cycloop (CAC) ini.

“Pemerintah Provinsi Papua harus mengambil inisiatif untuk perlindungan kawasan cagar alam ini. Jangan hanya aksi-aksi yang tidak disertai dengan regulasi yang menjadi dasar hukum terkait pelestarian Gunung Cycloop ini,” pintanya.

“Kalau kita di Kabupaten Jayapura tinggal berteriak terus, itu juga kota maupun di tempat lain kalau kita tidak koordinasi baik. Tapi, kalau ada antar kabupaten/kota makanya pemerintah provinsi punya kewajiban juga. Karena pusat provinsi ada disini. Jadi, dia harus benar-benar memikirkan bagaimana perlindungan terhadap kawasan cagar alam ini. Maka itu, kami minta pemerintah provinsi buat regulasi yang tegas dan keras untuk perlindungan kawasan cagar alam ini,” tandasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here