Pemprov Papua Dukung dan Sikapi Surat Terbuka George Saa : Segera Ajukan Proposal

640
Sekda Papua, TEA Hery Dosinaen, dalam sebuah wawancara. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, TEA  Hery Dosinaen katakan, bahwa George Saa merupakan salah satu putra terbaik bumi cenderawasih yang sudah mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasioanal. Oleh karenanya, setiap hal positif yang dibuat George perlu mendapat dukungan penuh.

Pemerintah Provinsi Papua memastikan siap memberi dukungan penuh bagi putra dan putri terbaik bumi cenderawasih, yang ingin mengembangkan karir maupun menyelesaikan penelitiannya.

“George Saa bukan saja aset Papua tapi juga Indonesia. Jadi, kita bangga dan tentu pemerintah akan memperhatikannya,” ujarnya.

Sekda Papua, Hery Dosinaen, saat diwawancara. (lintaspapua.com)

“Intinya, kalau dia (George Saa) ajukan proposal ke pemprov Papua, pasti akan dibantu,” terang Sekda, menanggapi surat terbuka penemu rumus fFisika George Saa yang ditujukan kepada Gubernur Papua, sebagaimana yang saat ini beredar di media sosial, Jumat (7/12/2018).

 

 

Hery juga berkeinginan agar George Saa dapat segera bertemu dengan para pejabat daerah di Provinsi Papua. Sebab pemerintah provinsi, tak pernah menutup mata terhadap putra dan putri Papua yang memiliki prestasi.

Sebelumnya, surat terbuka George Saa menyatakan keinginannya untuk bertemu Gubernur Papua.  Lulusan SMA Negeri 3 Jayapura itu, mengaku sedang mencoba melobi gubernur untuk meminta bantuan dana menyelesaikan penelitiannya.

“Dana (yang saya butuhkan) ini jumlahnya minim sekali dibandingkan investasi yang telah Bapak berikan kepada anak-anak lain yang mungkin saja belum ‘jelas’ prestasi atau mau buat apa buat negeri ini. Namun hari ini, tidak ada sama sekali respon dari Bapak hingga segenap pemerintahan Bapak”.

George Saa adalah Penulis essay sosial, ekonomi dan pendidikan dan merupakan putra Papua pertama pemenang lomba First Step to Nobel Prize in Physics pada tahun 2004 dari Papua, Indonesia. Makalahnya berjudul Infinite Triangle and Hexagonal Lattice Networks of Identical Resistor. bahkan rumus Penghitung Hambatan antara Dua Titik Rangkaian Resistor yang Ditemukannya diberi namanya sendiri yaitu “George Saa Formula” (Foto Pribadi)

“Saya bangga nonton bapak (gubernur) di konser reggae festival di mana bapak hargai adik pelukis cash Rp100 juta di depan semua orang. Ini luar biasa,” bilangnya.

George pun melanjutkan menutup dengan kata “saya tidak minta banyak. Saya ingin melakukan penelitian dan biaya yang saya perlu ini minim sekali. Saya mohon bapak tolong saya supaya saya bisa melanjutkan prestasi saya. Dimana saya akan terus membawa nama baik orang Papua,” ucapnya. (Berti Pahabol / lintaspapua.com)