Kado Natal Gubernur ke Masyarakat Puncak : 1 Persen Divestasi Saham Freeport

185
Suasana perayaan Gerbang Natal dan syukuran Pemerintah dan masyarakat Puncak atas terpilihnya Gubernur Papua dan wakil Gubernur Papua dan Bupati serta wakil Bupati Puncak Periode 2018-2023, di Lapangan Trikora Ilaga, Selasa (4/12),kemarin. (Foto Humas Puncak)

ILAGA (LINTAS PAPUA) – Bupati Puncak,  Willem Wandik mengatakan dari hasil pertemuan antara Gubernur Papua, Lukas Enembe dan Presiden RI Joko Widodo, beberapa waktu lalu, terkait dengan  Divestasi Saham PT Freeport, yang mana 10 persen sedianya akan diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua, selanjutnya dimana 1 persennya ,Gubernur Papua Luas Enembe sudah sepakat akan memberikan kepada Kabupaten Puncak.

“Nilai 1 persen ini juga merupakan kado natal bagi masyarakat Puncak, yang pada Pilkada Gubernur Papua lalu,sudah memberikan suara penuh kepada pasangan Lukas Enembe dan Klemen Tinal,” ujar Bupati Puncak,  Willem Wandik,  saat perayaan Gerbang Natal dan syukuran Pemerintah dan masyarakat Puncak atas terpilihnya Gubernur Papua dan wakil Gubernur Papua dan Bupati serta Wakil Bupati Puncak Periode 2018-2023, di Lapangan Trikora Ilaga, Selasa (4/12/2018) kemarin.

Dikatakan, bahwa Hasil pertemuan antara Gubernur Papua dan Presiden,lalu, hasilnya sangat luar biasa, dimana 10 Persen Divestasi saham untuk orang Papua, dan dari 10 Persen tersebut, Bapak Gubernur Papua, sudah menyetujui 7 persen ada di Timika, Puncak, Intai Jaya,3 persen di Provinsi Papua, nah dari 7 persen tersebut, 1 persen untuk masyarakat Puncak, mudah – mudahan dengan adanya 1 persen bisa memacu kita untuk membangun daerah ini,”ujar Bupati Puncak Willem Wandik.

“Oleh karena itu kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Papua, menyampaikan penghargaan dan terima masih kepada bapak Gubernur Papua Lukas Enembe, kami doakan agar beliau punya tugas lima tahun ke depan, tetap sehat dalam perlindungan Tuhan, kami puncak akan mendukung program beliau, kami akan saling membantu, agar semuanya berjalan,pembangunan di Papua bisa berjalan dengan baik, masyarakat Papua makin sejahtera,”ungkapnya.

Bupati Puncak, Willem Wandik SE, M.Si, bertekad akan menurungkan harga barang dan jasa yang sampai saat ini masih menjadi persoalan di Ilaga, karena terbilang cukup tinggi di Indonesia, harga baru yang lebih rendah dari harga saat ini, akan ditetapkan diawal tahun 2019, mendatang. (Diskominfo Puncak)

Selain akan mengelola 1 persen, Pemkab Puncak juga melalui BUMD akan membangun kerja sama dengan PTFI, dimana masyarakat akan menanam sayur dan BUMD akan membeli sayur, selanjutnya dipasarkan ke PT.Freeport Indonesia.

Dalam acara Natal tersebut, yang melibatkan semua elemen masyarakat di Kabupaten Puncak tersebut,diawali dengan ibadah singkat,tarian khas bahkan acara khas bakar batu, mewarnai Natal tersebut, berlangsung dengan meriah.

 

 

“Mari kita menyambut Natal dengan suka cita, kita mempersiapkan hati kita menyambut natal,sehingga makna Natal benar-benar memiliki makna bagi kita, kita jaga kondisi kedamaian hingga memasuki tahun baru 2019, dengan aman dan damai, ketika ada damai, maka semua proses pembangunan bisa terlaksana dengan baik,”ajaknya.  (Humas  Puncak)