Forum Pembaruan Kebangsaan Kab. Jayapura Gelar Pertemuan Rutin

47
Forum Pembaruan Kebangsaan Kabupaten Jayapura, saat menggelar pertemuan. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Sebagai upaya merajut silaturrahmi seluruh paguyuban yang ada di Kabupaten Jayapura, Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kabupaten Jayapura menggelar pertemuan rutin, Selasa (4/12/2018) kemarin pagi di Aula Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Jayapura, Gedung B Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, mengatakan pertemuan rutin FPK ini merupakan bagian daripada pembinaan oleh Pemda Kabupaten Jayapura terhadap forum yang ada di daerah ini.

“Karena di dalam forum ini terdiri dari dewan pembina yang berasal dari unsur-unsur Forkompimda. Oleh karena itu, kita sampaikan di dalam pertemuan forum ini agar dilakukan satu komunikasi dan koordinasi yang intens dalam pertemuan-pertemuan secara rutin di dalam satu tahun anggaran itu,” ungkap Abdul Rahman Basri ketika dikonfirmasi wartawan ini usai membuka dan menghadiri pertemuan rutin FPK Kabupaten Jayapura, Selasa (4/12/2018) kemarin siang.

Selain itu, lanjutnya, juga di akhir tahun ini akan diselenggarakan perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

“Sebagai hari raya keagamaan, dimana seluruh masyarakat turut mewujudkan suasana yang damai dan sejahtera bagi kita semua,” terangnya.

Hal lain yang diungkapkan, Abdul Rahman Basri, bahwa Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Jayapura ini telah terbentuk sejak tahun 2017 lalu, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Jayapura Nomor 188.4/382 Tahun 2017 tentang Pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan dan Dewan Pembina FPK Kabupaten Jayapura masa bhakti 2017-2021.

“Yang mana, SK Bupati ini merupakan tindaklanjut daripada Pasal 8 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah,” tukas pria yang pernah menjabat Kepala BPMPK Kabupaten Jayapura tersebut. (Irfan / Harian Pagi Papua)