SELAMAT ULANG TAHUN NOKEN PAPUA
( 4 Desember 2012 – 4 Desember 2018)
___________________________________________
Sekarang Indonesia punya tujuh elemen yang diakui sebagai warisan budaya dunia. Enam elemen dari Indonesia yang telah terdaftar sebelumnya adalah Wayang (2008), Keris (2008), Batik (2009), Angklung (2010), Tari Saman (2011), dan Noken Papua (2012). Sedangkan yang baru saja ditetapkan adalah ditetapkannya Tari Bali sebagai warisa budaya oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) (2015).

Titus Pekei dihalaman Kantor UNESCO (twitter.com)

Sekilas, Perjuangan yang tak kenal lelah sejak 2008 dari Peneliti Ekologi dan Penggagas Noken Papua, Warisan Budaya Tak Benda, Titus Pekei, akhirnya tangal 4 Desember 2012, Pukul 09.00 waktu Prancis atau pukul 05.00 WIT, UNESCO menetapkan Noken Papua sebagai salah satu warisan budaya dunia.

 

 

 

“Tidak ada yang keberatan saat penetapan, sehingga langsung disahkan. Ada delapan budaya dari beberapa negara lain yang diajukan ke UNESCO, tapi lima ditolak karena hal-hal teknis. Saya terus memperjuangkan jangan sampai noken terlewatkan. Sayangnya mama-mama pembuat noken mengaku belum diperhatikan pemerintah. Ini jadi satu pernyataan karena kedepan noken akan jadi icon Papua,” ujar Titus Pekei, saat itu.

 

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi, Keduanya memakai Noken Papua. (Biro Pers Setpres)

Titus menjelaskan, Noken adalah sebuah benda yang dimana dilakukan kajian lalu dikelompokkan dan noken masuk diwarisan budaya tak benda karena noken adalah buatan manusia.

 

 

 

“Sebelumnya kami terlebih dahulu melakukan penelitian di dua provinsi yang ada di Papua, sambil mengisi kuisioner yang dibutuhkan UNESCO. Menjadi pijakan syarat utama, unik, khas dan tak tergantikan. Jadi harus ada alasan yang kuat dan bisa dibuktikan untuk merekomendasikannya ke UNESCO,” lanjut Titus.

Titus juga berpedapat, Noken sangat tepat menggantikan mahkota burung Cenderawasih yang disematkan ke setiap tamu atau pejabat yang datang ke Papua, guna tetap melestarikan keberadaan burung Cenderawasih.

 

ILUSTRASI NOKEN PAPUA, DIANTARA HUT 45 TAHUN SMA YPPK TERUNA BAKTI WAENA, Sabtu (03/09/2016) (Eveerth Joumilena / lintaspapua.com)

“Noken sangat tepat mengganti burung Cenderawasih, karena Noken simbol kebudayaan. Jadi bisa dijadikan penggantinya kepada tamu yang datang ke Papua. Sekarang tanggung jawab Pemprov di Papua adalah kembali melakukan reboisasi bahan-bahan noken serta menjaga alam Papua.,” pesannya. (Eveerth Joumilena)

“”””””””””””””””””””””””””””””””””””””KINI MARI KITA CINTA NOKEN PAPUA DAN MENJAGA KELESTARIAN BUDAYA PAPUA…………..SALAM DAMAI PAPUA……….””””””””

#HanyaTestKata
#RemindCatatanLamaDariKakaTitusPekei
#SelamatUlangTahunNokenPapua
#UgatameBerkatiKakaTitusPekei