Semakin Tinggi Pohon Sagu, Semakin Berisi dan Siap Ditebang

0
2443
Ilustrasi Pohon sagu yang telah berisi, pasti akan ditebang, ditokok hingga menjadi sagu yang siap di buat dalam pengolahan baik tepung dan juga yang lainnya. (Foto Istimewa )

Semakin tinggi satu pohon sagu, semakin berisi dan siap ditebang. Usia tumbuh hingga siap panen 8-10 tahun. Setelah panen, isinya (sagu) dapat dinikmati banyak orang dalam waktu yang lama.

Pohon sagu adalah simbol pemimpin yang tangguh. Pemimpin yang tangguh akan tumbuh dalam proses alami yang cukup panjang.

Pohon yang tinggi dan tegak serta berisi melambangkan posisi Kepala Suku sebagai pemimpin tertinggi dalam struktur adat, berwibawa dengan kapasitasnya dan tegar dalam menghadapi angin dan badai yang menerpanya.

Pohon sagu yang telah berisi, pasti akan ditebang, ditokok hingga menjadi sagu yang siap di buat papeda dan sagu kering atau dijual. Bagian ini menggambarkan Kepala Suku sebagai pemimpin adat, harus kuat dalam menghadapi badai kehidupan dan siap untuk melayani dan memberi makan sukunya (warga kampungnya) dengan segala daya yang dimilikinya.

Peran Kepala Suku (pohon sagu) adalah sebuah peran yang sangat Vital dan tak tergantikan dalam kehidupan generasi nenek moyang dulu, kehidupan masa kini dan nanti. Mengapa? Karena pohon sagu sebagai simbol Manusia Papua. Pohon sagu sebagai simbol Adat. Pohon sagu lambang jati diri anak Negri Papua. (Dikutip dari Facebook John Mampioper )

1 Desember 2018_JM

#SuaraAnakNegriPapua
#Metroxylon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here