Renungan Pagi : MENDENGARKAN SUARA TUHAN DAN MELAKUKAN

0
1189
Ibadah minggu Adven Pertama di Gereja Santo Paulus Rutan Kelas IIA Palangka Raya, di layani ole Hamba Tuhan dari GKE Talenta, Tampak Anthonius Ayorbaba sekeluarga membawakan satu pujian, & diakhir ibadah ada seorang Ibu dari Narapidana yang minta mendoakan anaknya yang sakit sudah kritis di Rumah Sakit. (Foto Pribadi)

“TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya”,

      …ULANGAN 28:13-14…

   *MENDENGARKAN SUARA TUHAN DAN MELAKUKAN*

Sobatku, bukankah ayat di atas merupakan ayat favorit setiap orang yang ingin mengalami janji Tuhan?. Sayangnya banyak orang hanya ingin naik, tetapi lupa bahwa untuk naik selalu ada konsekuensinya.

Kita tahu bahwa untuk naik punya kaitan erat dengan apa yang disebut beban berat. Jika kita naik ke gunung, semakin dekat puncak, semakin berat perjalanan, tipisnya oksigen, terjalnya jalan, pengaruh gravitasi membuat perjalanan menuju puncak terasa berat.

Caption Foto : Ibadah minggu Adven Pertama di Gereja Santo Paulus Rutan Kelas IIA Palangka Raya, di layani ole Hamba Tuhan dari GKE Talenta, Tampak Anthonius Ayorbaba sekeluarga membawakan satu pujian dan  diakhir ibadah ada seorang Ibu dari Narapidana yang minta mendoakan anaknya yang sakit sudah kritis di RS, Tuhan Yesus Baik, Amin. (Foto Pribadi)

Sebelum naik kelas akan selalu ada ujian, tidak ada seorang pun yang naik kelas dengan begitu saja tanpa ujian. Jika ingin dibawa Tuhan naik, berarti kita harus siap diuji, semakin tinggi kita dibawa naik, semakin berat ujian yang harus kita lalui.

 

Sobatku, banyak orang yang ingin dibawa Tuhan naik, tapi mereka tak bersedia menghadapi beratnya ujian. Makanya tak heran kalau hidupnya begitu – begitu saja, bukan karena Tuhan tidak membawanya naik, tapi karena ia sendiri yang tidak siap untuk menghadapi beratnya ujian.

Sobatku, Daud dibawa naik oleh Tuhan sedemikian tinggi, dari gembala domba menjadi gembala Israel, dari rakyat biasa menjadi raja. Hal itu terjadi tidak dengan begitu saja, Daud kenyang dengan drama kehidupan.

Jika hari ini kita sedang mengalami suatu ujian yang sungguh amat berat; apakah kita difitnah, dibenci, bahkan mungkin kita diancam, dalam menjalani kehidupan ini, maka hadapi hal ini dengan  hati yang penuh ketenangan dan serahkanlah segala kekuatiran kita kepada Tuhan, sebab Tuhanlah yang memelihara kita.(1 Petrus 5:7)

Sobatku, ingatlah bahwa disaat kita melakukan kebaikan, tetapi kita dibalas dengan kejahatan, janganlah kita membalasnya dengan kejahatan.

Semua rangkaian ujian yang sedang kita hadapi tersebut justru membuat kita memiliki kepribadian dan mental yang kuat. Setelah semuanya teruji, akhirnya Tuhan menjadikan kita sebagai pemenang.

Segala Berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan Suara TUHAN, Allah (Ulangan 28:2)

 Adakah kita mendengarkan Suara Tuhan dan Melakukannya perintah-Nya dengan setia?

Renungkanlah… !

Selamat Berkarya bagi Yesus dan jadilah Berkat bagi semua orang,.

   …Tuhan Yesus Berkati…

Dukung & Doakan VG Emaus Bermazmur, Vol.2, PEDULI KOROWAI. (ISTIMEWA)

 *Dukung dan Doakan VG Emaus Bermazmur, Vol.2, PEDULI KOROWAI*

Telah di edarkan pada Jemaat – jemaat GKI :

  1. Klasis Port Numbay
  2. Klasis Sentani
  3. Klasis Manokwari
  4. Klasis Yapen Seĺatan,

 

 

Semua dukungan jemaat  dan  bapak/ibu/Sdr/i dengan doa serta membeli DVD Emaus Bermazmur akan sangat berarti utk membantu penerjemahan Alkitab dari Bahasa Indonesia, ke bahasa Suku Koròwai & Korowai Batu, di Kabupaten MAPPI, yang rindu membaca Alkitab dengan Bahasa Mereka sendiri,.

Tuhan Yesus memberkati,.

Executìve Pròducer,  Anthonius Ayorbaba,.

🙏🙏🙏👏👏👏

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here