JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Partai politik Hati Nurani Rakyat Provinsi Papua merupakan salah satu mitra Pemerintah yang telah mendukung program kerja Pemerintah Provinsi Papua selama 5 tahun.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP.,MH, mengatakan pelaksanaan Rapimda dan pembekalan caleg Hanura di Provinsi Papua dalam rangka menghadapi pesta demokrasi nasional yaitu Pemilihan Presiden dan Pemilihan legislatif 2019 mendatang.

“Saya yakin semua kader yang hadir mengikuti Rapimda dan pembekalan caleg ini pasti memenangkan suara terbanyak di Kabupaten / Kota, Provinsi dan Pusat sudah siap mendukung Pemerintahan dari Pusat sampai daerah,” kata Gubernur Papua yang diwakili Asisten Bidang Hukum dan Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerkwa, SH, di Jayapura, Kamis (29/11/2018).

 

Doren juga menyampikan, terima kasih kepada Dewan Pimpinan Daerah Hanura Papua yang sudah mendukung pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe – Klemen Tinal memenangkan Pemilihan Gubernur Papua 2018.

“Terima kasih DPD Hanura Papua sudah mendukung sepenuhnya Lukas Enembe – Klemen Tinal untuk melanjutkan Pemerintahan di Provinsi Papua,” ujar Doren.

Menurut Doren, siapa pun caleg dari Hanura yang terpilih jadi  anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRP dan DPR RI sudah pasti mendukung kebijakan Pemerintah daerah, sehingga melalui rapimda ini betul – betul di bahas bagaimana strategi untuk merebut kembali yang sudah hilang pada pemilu tahun 2014 lalu.

“Saudara disiapkan untuk bangun komunikasi Pemerintah dengan DPRD kabupaten/Kota, DPRP dan Pusat bukan mengkritisi orang tapi bangun sinergitas legislatife dan Pemerintah untuk bangsa dan Negara,” jelasnya.

Untuk itu, kata Doren, seluruh kader dan calon legislatif dari partai Hanura harus berpikir bagaimana bisa memenangkan dalam pileg 2019 serta membaca peluang dan tantangan agar bisa mendapatkan suara yang banyak dari kandang lawan.

 

“Jadi, DPD Hanura Papua harus merebut suara masyarakat untuk menambah kursi di DPRD Kabupaten/Kota, DPR Papua dan DPR RI, seperti kursi DPR Papua bisa ditambah 5 kursi menjadi 8 kursi,” katanya.

Doren menambahkan, calon legislatif dari partai Hanura harus “cantik” diantara semua partai politik peserta pemilu 2019.

“Kalau wanita canitk maka semua orang pasti suka dan simpati kepada wanita itu yang harus diterapkan kader dan caleg Hanura Provinsi Papua, Saya yakin dengan kepemimpinan Hanura yang baru ini punya target yang besar untuk menambah kursi di legislatif,” jelas Doren.  (Berti Pahabol / lintaspapua.com )