Jelang Perayaan Natal 25 Desember 2018, Pemprov Papua Segera Sidak Sembako

0
406
Telur yang merupakan salah satu bahan pokok yang paling diburu warga jelang hari raya Natal dan Tahun Baru. Stok bahan pokok tersebut diharapkan bisa terjaga jelang Natal 25 Desember 2018. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah supermarket maupun pasar-pasar, guna memantau ketersediaan stok sembako, jelang perayaan Natal (25 Desember 2018) dan Tahun Baru (01 Januari 2019) mendatang.

Hal demikian disampaikan Asisten Bidang Umum Setda Papua, Elysa Auri,  di Jayapura, disela-sela peringatan HUT Korpri Papua ke-47.

Selain sidak, pihaknya segera memerintahkan instansi terkait untuk membuat posko di sejumlah pasar tradisional, seperti Youtefa dan Hamadi, guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok bahan pokok.

“Makanya dalam acara HUT Korpri ini juga kita menggelar kegiatan pasar murah yang ditujukan kepada pegawai. Dimana tadi ada banyak pegawai yang beli karena harganya dibawah pasaran. Seperti telur dan lainnya. Intinya, kita ingin supaya stok dan harga bahan pokok jelang Natal ini bisa terjaga dan murah,” terangnya.

Sementara untuk pengawasan terhadap makanan kadaluarsa, pihaknya akan menginstruksikan Disperindag untuk melakukan kerja sama dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM). Hal demikian agar setiap bahan makanan yang dijual adalah yang sehat, higienis serta layak konsumsi.

Dia harapkan kepada distributor maupun pedagang agar tidak menaikan harga sembako dengan tanpa mempertimbangkan harga eceran tertinggi. Oleh karenanya, pemerintah provinsi melalui instansi teknis bakal menurunkan tim, guna memantau langsung harga sembako di pasar-pasar maupun supermarket.

“Saya harapkan para pedagang tak menjual sembapok dengan harga mencekik, sehingga masyarakat dapat melaksanakan hari raya Natal dengan suka cita”.

“Saya juga minta pedagang jangan manfaatkan situasi yang sudah mau dekat hari raya, lalu menaikan harga sembako. Kalau bisa menjual dengan harga yang sewajar-wajarnya. Jangan sampai mengambil keuntungan diatas penderitaan orang lain,” imbaunya.

 

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua,  Tommy Israil Ilolu mengaku, agenda sidak sudah masuk dalam agenda kerja pimpinan. Sementara untuk kepastian pejabat yang bakal turun melakukan sidak masih menunggu petunjuk Gubernur. (Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here