Menteri Hukum dan Ham Lantik Anthonius Ayorbaba Pimpin Kemenkumham Papua Barat : Kakanwil Termuda di Indonesia

0
1397
Anthonius Ayorbaba, bersama Isterinya, Pdt. Naomi Maloringan, S.Th., Terus Setia Melayani Tuhan dimana saja berada. Kini menjabat sebagai Kakanwil Kemenkumham Papua Barat. (Foto Istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)   –  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly resmi melantik Anthonius Ayorbaba menjadi Kakanwil Kemenkumham Papua Barat, setelah secara tiba – tiba tanpa persiapan namanya disebut dalam prosesi pelantikan di Jakarta, Jumat (30/11/2018)

 

“Bagi saya adalah mujizat Tuhan,  karena tidak pernah dikontak sebelumnya, bahkan tanpa persiapan, namun akhirnya Tuhan buat saya dilantik oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat, Anthonius M. Ayorbaba,  kepada lintaspapua.com . dari Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Caption foto : Bersama Keluarga setia dalam pelayanan untuk melayani Tuhan, hingga tekun bersama warga Binaan Lapas memnbuat Vokal Grup Emaus Bermazmur. (ISTIMEWA)

Dirinya menuturkan, sangat berterimakasih kepada Menteri Hukum dan Ham yang telah memberikan kepercayan dan tentunya ini tanggungjawab baru yang harus siap dikerjakan untuk membangun Tanah Papua.

Anthonius Ayorbaba yang aktif dalam pelayanan bersama warga jemaat dimana saja dirinya berada bersama keluarga, sebelumnya adalah melalui Kementerian  Hukum dan HAM, dengan melantik Anthonius Matius Ayorbaba, SH, M.Si., menjadi Kepala Devisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Hukum dan Hak Azasi Manusia, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Kamis (29/9/2016). Hingga kini masih menjabat di Pontianak.

Hal ini dibenarkan Anthonius M. Ayorbaba, saat dikonfirmasi lintaspapua.com  sekaligus menjelaskan, bahwa dirinya dilantik oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona Laoli, pada Kamis 29 September 2016 hingga 2018.

“Saya ditunjuk oleh negara dan dipercayakan oleh negara melalui Kementrian Hukum dan HAM RI tuk menjadi Kepala Devisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Hukum dan Hak Azasi Manusia, Provinsi Kalimantan Tengah,”  ujar Anthonis Ayorbaba, saat dikonfirmasi.

Djelaskan, bahwa apa yang dialami adalah bukan hal baru, akan tetapi merupakan sebuah kepercayaan yang sama juga pernah dijalani saat berada di Sulawesi Utara sebagai kepala Divisi Pemasyarakatan Sulawesi Utara.

 

Kilas Balik

Sebelumnya, Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Abepura  ini dipromosikan dari Kepala Bidang Registrasi Perawatan Bina Kusus Narkotika pada Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Papua Barat menjadi Kepala Divisi Pemasyarakatan di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI Papua Barat.

Selanjutnya, pada tahun 2012, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat keputusannya Nomor: M.HH-38.KP.03.03 Tahun 2012 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan struktural eselon II di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia menempatkan dan mempromosikan 71 pejabat esalon di seluruh Indonesia.

 

Dari 71 satu pejabat eselon di lingkungan Kemenkumham RI itu, salah satunya adalah saudara Anthonius Matius Ayorbaba, SH, M.Si yang merupakan pejabat eselon II termuda di Indonesia.

Pria kelahiran 15 Mei 1971  ini, mendapat jabatan baru eselon II sebagai Kepala Divisi Pemasyarakatan pada Kanwil Departemen Hukum dan HAM Provinsi Papua Barat. Ayorbaba dari rencana semula dilantik tanggal 18 Desember 2012, dimundurkan pada tanggal 10 Januari 2013 mendatang.

 

 

Caption Foto : Anthonius Ayorbaba, saat  menjadi pemateri dalam sebuah kegiatan berskala nasional di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. (ISTIMEWA)

“Pelantikan tanggal 10 Januari 2013. (harusnya pelantikan) tanggal 18 Desember tapi karena pergeseran SK  baru ini kepala divisi pemasyarakatan Papua menjadi kepala Divisi Pemasyarakatan Sulawesi Utara, sementara kepala Divisi Pemasyarakatan Sulawesi Utara dipindahkan ke Provinsi Banten dan Kepala Divisi Provinsi Banten menjadi Direktur. Prosesnya terhambat di Direktur yang baru terjadi di bulan Februari, sehingga rencana pelantikan diundurkan ke bulan Januari,” ungkap Ayorbaba, kala itu, Sabtu, (22/12) di Jayapura, dalam sebuah catatab pengalaman dirinya bekerja.

Dia mengakui,  untuk kepala Divisi di seluruh Indonesia dia adalah yang paling termuda karena kelahiran 1971.

Segudang prestasi dikerjakan baik saat ini hingga terus negara memberikan kepercayaan dan tentunya memberikan kebanggaan kepada masyarakat Papua.

“Bagi saya dimana saja kita berada harus melayani Tuhan dan apa yang terjadi hari ini adalah mujizat Tuhan, dan tetunya ini panggilan untuk pulang ke Papua Barat dan membangun Negeri Cenderawasih,” tandasnya. (Eveerth Joumilena)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here