In House Training 2018 : Gandeng ORI Papua, DPMPTSP Terus Berbenah

0
464
Suasana Kegiatan. In House Training yang bertemakan, “Melayani Dengan Hati, Sepenuh Hati, Dengan Hati-Hati, Tidak Sesuka Hati” itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Henock Puraro, S.Sos diikuti seluruh pegawai di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Jayapura dan juga Tim Teknis dari OPD terkait di Kabupaten Jayapura. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jayapura terus berbenah dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dengan menggandeng Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Papua, dengan mengadakan kegiatan In House Training dalam rangka Peningkatan Kinerja Aparatur Pelayanan Perizinan di DPMPTSP Kabupaten Jayapura Tahun 2018.

In House Training yang bertemakan, “Melayani Dengan Hati, Sepenuh Hati, Dengan Hati-Hati, Tidak Sesuka Hati” itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Henock Puraro, S.Sos diikuti seluruh pegawai di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Jayapura dan juga Tim Teknis dari OPD terkait di Kabupaten Jayapura.

Mengawali sambutannya, Mas Poer sapaan akrab Kadis PMPTSP ini menyampaikan, maksud dan tujuan diadakan kegiatan ini sebagai upaya pengembangan sumber daya aparatur pelayanan perizinan di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, termasuk petugas tim teknis dari OPD terkait.

“Sudah menjadi tuntutan keharusan para pelayan perizinan untuk memberikan pelayanan terbaik dengan meningkatkan pengetahuan, keahlian, sikap moral dan etos kerja yang tinggi, untuk dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara profesional sebagai aparatur pelayanan. Guna memberikan kesan positif kepada masyarakat sebagai penerima layanan,” ujarnya.

Untuk dapat membentuk SDM pelayan yang profesional di DPMPTSP Kabupaten Jayapura, diakui Kadis PMPTSP ini memang tidaklah mudah, karena membutuhkan komitmen dan juga kerja sama semua pegawai pelayanan perizinan yang harus seirama, untuk menjadi sosok yang berkinerja baik dalam melayani masyarakat Kabupaten Jayapura, terutama calon investor yang ingin menanamkan modalnya di Kabupaten Jayapura.

“Kita berharap agar pegawai di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Jayapura ini dapat bekerja dengan profesional dan seirama dalam hal memberikan pelayanan kepada setiap orang yang datang mengurus izin ataupun berkonsultasi di kantor DPMPTSP Kabupaten Jayapura,” harap Mas Poer.

Untuk itu, kualitas dan potensi petugas pelayan perizinan menjadi modal dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha. Dengan demikian, iklim investasi di Kabupaten Jayapura semakin bagus, juga kepuasan atas pelayanan perizinan akan semakin baik pula dan semakin berkualitas dengan mengutamakan prinsip-prinsip pelayanan prima kepada masyarakat.

In House Training yang diselenggarakan di Hotel HoreX Sentani belum lama ini, peserta mendapat pembekalan dan juga bimbingan materi langsung dari pihak Ombudsmen Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Papua, yang dipandu langsung oleh Asisten Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Papua, Melania P. Kirihio bersama tim.

Diawali dengan pemaparan materi mengenai sejumlah regulasi diantaranya UU No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik, survey kepuasan masyarakat dan penilaian kepatuhan, SOP dan SP dalam pelayanan serta kiat-kiat dalam hal memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Melani memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut yang dikemas dengan diskusi terbuka terkait dengan segala hal yang dirasakan oleh pegawai pelayan perizinan di lingkungan DPMPTSP kabupaten jayapura.

“Reward dan punishment juga harus di terapkan kepada pegawai dalam hal meningkatkan kinerja,” ujarnya.

Beragam pertanyaan pun silih berganti dari peserta ditujukan kepada panelis melalui media hand phone android ke hot line DPPM PTSP yang dikemas oleh tim IT DPM PTSP, sehingga suasana diskusi pun terlaksana dengan baik.

Selain menerima materi dari ORI Papua, peserta juga dibekali dengan materi On Line Singel Submition (OSS) dari Sekretaris DPMPTSP, Tarcisius Agus Haryadi, SP dimana OSS ini merupakan aplikasi perizinan on line yang sudah mulai berlangsung secara nasional. (Irfan / Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here