Renungan Pagi : TERHIMPIT KEKAYAAN DUNIA

0
406
Pelayanan bersama Warga Binaan Rutan Kelas IIA Palangka Raya, di Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), Jemaat Yerusalem, dgn membawakan dua pujian dari VG Emaus Bermazmur, Tuhan Yesus Baik untuk kita semua, Amin, (Foto Pribadi)

 “Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.”
….MATIUS 13:22….

*TERHIMPIT KEKAYAAN DUNIA*

Sobatku, Tuhan Yesus mengungkapkan arti dari perumpamaan tentang seorang penabur. Benih yang ditabur adalah Firman Tuhan. Ada berbagai macam jenis orang percaya yang menerima Firman, yang digambarkan dengan berbagai jenis tanah. Salah satunya adalah tanah yang penuh semak belukar.

Tanah yang penuh semak belukar menjadi gambaran dua jenis orang:

Pertama, orang yang kuatir akan bagaimana hidup di dunia ini.
Orang percaya jenis ini hidup di dalam masa depan, bukan masa kini, hidup dengan ambisi masa depan di dunia ini. Dia berpikir akan dunia yang lebih baik sedangkan kenyataannya, Alkitab menyatakan bahwa dunia semakin rusak dan akan binasa.

Oleh karena itulah Tuhan Yesus berkata, jangan kuatir akan masa depan. Kesusahan sehari cukup sehari saja (Matius 6:25-34). Artinya, kita jangan berambisi. Yang utama dan kekal adalah kebenaran dan Kerajaan-Nya, bukan dunia ini. Asal kita bertanggungjawab atas hidup dan kerja keras maka hidup kita pasti terpelihara.

Sobatku, banyak orang sibuk dengan persiapan masa depan dirinya dan keluarganya tetapi lupa mempersiapkan dirinya untuk kekekalan sehingga ketika maut menjemput, dia ketakutan dan tidak siap. Apakah tidak boleh orang mempersiapkan masa depan? Boleh saja, tetapi di atas itu, ia juga terutama harus mempersiapkan hidup di dunia yang akan datang, yang bersifat kekal.

Kedua, orang yang tertipu, terjerat, terhimpit oleh harta kekayaan dan uang.
Orang jenis ini berpikir, uang dan kekayaan dapat mengatasi segala masalah, dapat memberi solusi segalanya.

Tetapi ketika ia di ruang ICU dan sekarat, uang tidak dapat membeli kesehatan. Ketika orang yang disayangi (istri, anak, orangtua, kekasih, sahabat) menjelang ajal, uang tidak dapat membeli nyawanya.

Itulah yang sebut oleh Tuhan Yesus sebagai mamon yang tidak jujur (Lukas 16:11).

Rasul Paulus juga mengingatkan cinta akan uang adalah akar segala kejahatan (1 Timotius 6:10). Mereka yang ingin kaya mengalami penderitaan yang menyesakkan (1 Timotius 6:9).

Sobatku, tahukah kita bahwa Harta yang sesungguhnya adalah kebenaran Injil dan Kerajaan-Nya.

Lukas 16:11
Jadi, jikalau kamu tdk setia dlm hal Mamon yg tdk jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harya yg sesungguhnya?

*Apakah kita tidak boleh kaya karena kerja keras kita? Tentu saja boleh, tetapi kita tidak boleh terikat dengannya

Dukung & Doakan VG Emaus Bermazmur, Vol.2, PEDULI KOROWAI. (ISTIMEWA)

1 Yoh 2:16
“Sebab semua yg ada dalam dunia di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.”

Sebagai orang percaya, apakah kita termasuk di dalamnya? Bila tidak, maka kita adalah orang merdeka. *Kekayaan dan uang yang kita miliki tidak mengikat kita dan menjerat kita, tetapi uang yang kita peroleh, kita pakai untuk kepentingan Tuhan, sesuai komando Tuhan, untuk kemuliaan Tuhan

 

ADAKAH KITA HIDUP MENCARI KEINGINAN DAGING…?
AKAR DARI SEGALA KEJAHATAN ADALAH CINTA UANG. (1 Tim 6:10)

Renungkanlah… !

Selamat Berkarya bagi Yesus dan jadilah Berkat bagi semua orang,.
…Tuhan Yesus Berkati…

Album Vokal Grup Emaus Bermazmur.

*Dukung & Doakan VG Emaus Bermazmur, Vol.2, PEDULI KOROWAI*
Telah di edarkan pada Jemaat2 GKI :
1. Klasis Port Numbay
2. Klasis Sentani
3. Klasis Manokwari
4. Klasis Yapen Seĺatan,
Semua dukungan jemaat  dan bapak/ibu/Sdr/i dengan doa serta membeli DVD Emaus Bermazmur akan sangat berarti utk membantu penerjemahan Alkitab dari Bahasa Indonesia, ke bahasa Suku Koròwai & Korowai Batu, di Kabupaten MAPPI, yang rindu membaca Alkitab dengan Bahasa Mereka sendiri,.
Tuhan Yesus memberkati,.

Executìve Pròducer,  Anthonius Ayorbaba.
🙏🙏🙏👏👏👏

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here