Gubernur Papua Ajak Warga GIDI Harus Takut Akan Tuhan

0
458
: Suasana pembukaan Konferensi Umum Gereja Injili di Indonesia (GIDI) ke XIX wilayah Bogo, di Bokondini Kabupaten Tolikara, Selasa. Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Papua Lukas Enembe. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Gubernur Papua Lukas Enembe mengimbau seluruh jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI), agar takut akan Tuhan serta mendengar dan menjalankan firman Tuhan. Sebab dengan mentaati firman Tuhan, itulah tujuan hidup kita sebagai manusia untuk dapat masuk surga.

“Harus bisa menjaga kesucian kita, jangan mabuk, narkoba dan yang terpenting jangan saling membunuh apalagi berperang antar suku,”

“Intinya orang GIDI harus menjauhi hal-hal yang menghambat seseorang masuk surga,” tegas Gubernur Lukas pada Konferensi Umum Gereja Injili di Indonesia (GIDI) ke XIX wilayah Bogo, di Bokondini Kabupaten Tolikara, Selasa (27/11/2018) siang, sebagaimana rilis yang diterima harian ini.

Sementara mengenai pelaksanaan konferensi, Gubernur mengingatkan para bupati yang merupakan kader GIDI, agar tak mengintervensi pelaksanaan konfrensi dimana akan digelar pemilihan Presiden dan Wakil Presiden GIDI.

“Bupati atau wakil bupati jangan sampai terlibat. Serahkan orang tua-tua kita yang memutuskan, terserah seperti apa mau mereka. Kita cukup membantu memfasilitasi pelaksanaan konferensi saja,” katanya.

“Untuk itu, saya berharap pelaksanaan sinode kali ini  bisa berjalan baik dalam suasana suka cita kebersamaan dan kekeluargaan. Dan terpenting saya mengajak mendukung siapapun yang terpilih,” imbaunya.

Diketahui, kegiatan konferensi dihadiri jajaran Forkopimda Papua, pemimpin gereja Baptis dan Kingmi, serta sejumlah Bupati wilayah pegunungan. Kegiatan juga dihadiri misionaris dari 12 negara.

Sementara peserta yang hadir berjumlah lebih dari seribu kader yang berasal dari sembilan wilayah pelayanan GIDI, antara lain wilayah bogo,toli, yamo,yahukimo, pegubin,pantai utara, pantai selatan, dan Yasumbas.

Ketua Panitia Konferensi, Ricky Ham Pagawak dalam laporannya menyebutkan kegiatan konferensi yang berlangsung selama tiga hari ini menghabiskan dana lebih dari Rp80 Miliar yang berasal dari dana hibah Pemerintah Provinsi Papua, APBD Mamberamo Tengah, serta sumbangan sejumlah Bupati yang merupakan kader GIDI, maupun para kepala kampung dari 59 kampung wilayah Bogo

Pembukaan konferensi ditandai dengan pelepasan balon oleh Gubernur Papua dan peluncuran album rohani dari grup Tari Voice. Sebelum membuka konferensi, Gubernur yang didampingi ibu Yulce Enembe meresmikan tugu salib sebagai simbol pertamakalinya injil masuk di wilayah Bokondini. (Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here