Pemprov Papua Lakukan Pemetaan Empat Bidang Otsus

0
431
A.F Rumaropen selaku Kepala Biro Otsus buka kegiatan seminar laporan akhir. Kegiatan Penelitian Pemetaan 4 bidang Otsus di 5 wilayah adat Papua disalah satu hotel jayapura, Rabu (28/11/2018). (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kepala Biro Otonomi Khusus Provinsi Papua,  A. F. Rumaropen  mengatakan, bahwa memasuki tahun ke-18 pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua menyisakan 2 pertanyaan yang mendasar terkait pencapaian keberhasilan pelaksanaan  tersebut.

Hal itu dikatakannya saat membuka Kegiatan Penelitian Pemetaan 4 bidang Otsus di 5 wilayah adat Papua disalah satu hotel jayapura, Rabu (28/11/2018).

Dikatakan,  bahwa oleh sebab itu orientasi dalam penelitian pemetaan ini adalah pertama memotret dan sekalian mendeskripsikan 4 bidang utama otsus di 5 wilayah Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Papua.

 

” Serta sasarannya adalah untuk memastikan keberadaan dan mendeskripsikan keadaan sebenarnya dari 4 bidang utama otsus tersebut. ” ujarnya

Caption Foto : A.F Rumaropen selaku Kepala Biro Otsus, saat diwawancara dan kegiatan Seminar Laporan Akhir yang dilaksanakan. (Berti Pahabol / lintaspapua.com ).

“Keadaan tersebut mencakup ketersediaan dan keberadaannya, termasuk proses pelayanan dan partisipasi warga masyarakat dalam mengakses manfaat dan menjadi pengawal dalam pelaksanaan 4 bidang utama yang yang di prioritaskan. ” tutur dia

 

” Namun kendala akan selalu menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah kedepan yang lebih baik, ”

 

Maka salah satu upaya mempertemukan kedua hal utama yaitu dengan melakukan penelitian pemetaan pelaksanaan keempat bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan serta infrastrukturnya.

“Akhir dari tujuan penelitian pemetaan ini adalah memberikan input korektif dan evaluatif terhadap pelaksanaan 4 bidang Otsus di 5 wilayah Papua, agar bisa dilaksanakan revaluasi dan penataan kebijakan pelaksanaan otsus papua yang lebih tepat sasaran, sumberdaya serta pencapaiannya berhasil ” katanya lagi. (Berti Pahabol / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here