Masyarakat Demta Aksi Damai Minta Pemprov Papua Perbaiki Jalan Rusak

0
490
Aksi Masyarakat Demta depan kantor Gubernur Papua, Selasa 27 November 2018. (Foto Facebook Fara Shirbe)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Ratusan masyarakat Demta menggelar aksi demo damai depan halaman Kantor Gubernur Papua, akibatnya  warga ancam memboikot pemilu 2019, jika aspirasi mereka tentang  perbaikan jalan demta sepanjang 20 kilo meter tak diperbaiki. Selasa 27 November 2018.

 

Hal itu mereka sampaikan dalam aksi demo damai di halaman kantor Provinsi Papua guna meminta pemerintah daerah provinsi papua segera memperbaiki jalan demta.

 

“Sudah bertahun-bertahun jalan kami rusak, dan pemerintah daerah tidak memperbaiki jalan kami” kata Abu Eli dalam orasinya.

 

Abu menegaskan, jika aspirasi mereka itu tak direspon hingga 19 Januari 2019. Maka kami warga demta tidak ikut pemilu.

 

“Kami warga demta menyatakan bahwa ketika tidak ada niat baik dari pemerintah untuk memperbaiki jalan demta. Maka kami boikot pemilu tahun 2019”, tegas Abu.

 

Sementara itu, perwakilan demo dari kalangan perempuan, Marlin Mirino mengatakan, pemerintah tolong bangun jalan Demta, seperti jalan-jalan yang lain di Papua.

 

“Dengan penuh kasih dan  kerendahan hati kami.  Kami mengetuk hati bapak Gubernur Papua untuk tolong bangun jalan demta”, pesan Marlin.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kampung Tarfia, Silas Taurui bahwa pihaknya datang ke kantor gubernur papua bukan minta merdeka, kami datang minta perbaiki jalan demta.

 

“Kami datang ke kantor gubernur papua bukan minta merdeka, kami datang minta perbaiki jalan demta”, Tegas Taurui.

 

Taurui menyebutkan, setiap musresbang permasalahan jalan demta sudah kami ajukan ke pemerintah daerah.

“Tapi kami tidak paham bidang pemerintah mana yang bertanggungjawab untuk melaksanakan hasil musrembang itu, namun inilah tuntutan kami, sehigga Pemerintah Provinsi Papua harus bisa menjawab dan perbaiki jalan yang rusak,” pungkasnya. (Richard Mayor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here