KNPI Papua Diajak Wujudkan Impian Seluruh Anak Indonesia

0
476
Pengurus DPD KNPI Papua periode 2018 - 2021. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  – Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo meresmikan monumen kapsul waktu di Kabupaten Merauke menyimpan harapan dan impian seluruh anak bangsa, baik dari nol kilometer di Kota Sabang sampai Kabupaten Merauke.

Monumen ini kini menyimpan tujuh impian anak-anak Indonesia, yang intinya ingin agar negara Indonesia menjadi besar, maju dan bermartabat.

Menyikapi hal itu, Gubernur Papua,  Lukas Enembe mengajak pemuda / pemudi Bumi Cenderawasih yang tergabung dalam kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua, agar berupaya sekuat tenaga mewujudkan impian seluruh anak bangsa tersebut.

Sehingga cita-cita menjadikan Indonesia hebat di 2085 akan bisa terwujud. “Memang ada pertanyaan apakah negara ini bisa sampai di 2085? Ini pertanyaan besar sebab  jika keadaan berubah bagaimana?”.

“Tapi pemuda Papua diharapkan bisa ikut mewujudkan impian dalam kapsul waktu tersebut. Apalagi KNPI sebagai wadah pemersatu pemuda Papua. Intinya pemuda Papua harus memiliki tanggung jawab moral untuk menumbuhkan menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa dan bernegara,” harap Gubernur, disela-sela pelantikan Pengurus KNPI Papua 2018-2021, di Jayapura, kemarin.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana, saat foto bersama dengan masyarakat dan para penari serta Gubernur Papua depan monumen kapsul waktu yang diresmikan. (Foto ISTIMEWA)
Presiden Jokowi saat bersalaman dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, didampingi Bupati Merauke, saat melakukan peresmian Kapsul Waktu. (ISTIIMEWA)

Sebelumnya, Presiden Jokowi usai meresmikan monumen kapsul waktu menyebut, impian itu merupakan wadah sejarah tempat menyimpan dokumen tulisan impian masyarakat dari setiap provinsi di Indonesia. Tulisan itu diletakkan pada 2015 lalu dan bakal dibuka pada 2085 mendatang.

Jokowi sadar impian itu tidak bisa dihasilkan secara instan. Dirinya pun tau pekerjaan itu tak bisa diwujudkan dalam satu atau dua tahun kedepan.

 

“Ini pekerjaan dari generasi ke generasi berikutnya. Bahkan tidak bisa dikerjakan oleh satu orang. Yang pasti ini pekerjaan seluruh rakyat Indonesia tapi kita harus optimis, bahwa apa yang menjadi impian anak bangsa itu akan bisa terwujud”.

“Sekali lagi kita harus optimis jangan pesimis, sebab kita harus maju bukan mundur,” ujarnya. (Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here