Pemprov Papua : Aplikasi Perizinan OSS Sicantik Cloud Bagi Pengusaha dan Masyarakat

0
657
Suasana bimbingan teknis aplikasi perizinan OSS Sicantik Cloud bagi dinas pengelola perizinan kabupaten/kota, Kamis, di Aula Dinas Kominfo Papua. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)   –  Pemerintah Provinsi Papua memastikan segera mengimplementasikan aplikasi perizinan Online Single Submission (OSS) Sicantik Cloud dalam waktu dekat. Hal demikian bertujuan memberi kemudahan dan kepastian pengurusan bagi masyarakat maupun pengusaha yang melakukan pegurusan perizinan.

“Program OSS Sicantik Cloud adalah salah satu aplikasi berbasis cloud yang memang dipersyaratkan untuk diterapkan menangani perizinan se – Indonesia,” katanya.

“Aplikasi ini juga bisa mempermudah masyarakat yang memohon perizinan dan yang paling utamanya bisa memangkas birokrasi,” terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Kansiana Salle, pada bimbingan teknis aplikasi perizinan OSS Sicantik Cloud bagi dinas pengelola perizinan kabupaten/kota, Kamis (22/11/2018), di Jayapura.

Dikatakan, penerapan aplikasi OSS tersebut masuk dalam rencana aksi pencegahan korupsi yang salah satunya direkomendasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Program ini diyakini menjamin proses perizinan secara transparan dan akuntabel.

Sehingga demikian, diharapkan 16 kabupaten dan kota yang hadir dalam kegiatan bimbingan teknis aplikasi perizinan OSS Sicantik Cloud, memperoleh ketrampilan dan suport (dukungan,red) dalam rangka pencegahan korupsi, lebih khusus di bidang perizinan.

“Memang aplikasi ini belum diterapkan di Papua namun harus segera dilaksanakan sebab sudah menjadi keharusan.  Tapi kami dalam rangka pencegahan korupsi kemarin sudah melaksanakan program perizinan dengan mengadopsi program aplikasi dari Provinsi Jawa Barat”.

“Makanya melalui kegiatan ini, kami harap pemerintah kabupaten dan kota bisa segera menerapkan dan memanfaatkan aplikasi OSS ini. Karena ada banyak manfaat dari penerapan program aplikasi ini,” ucap dia.

Dia tambahkan, alur proses merupakan hal terpenting dari perizinan. Jika alur proses salah maka perizinan wajib diulang kembali. Dan pada dalam proses ini peserta harus mengulang-ulang pembuatan alur tersebut.

Alur proses ini akan memiliki potensi kesalahan yang besar apabila telah dilakukan proses edit. “Karena itu, diusahakan agar alur proses sudah matang dan tidak dilakukan pengeditan”.

“Nah solusinya tentu dengan mengintegrasikan sistem perizinannya melalui OSS Cloud secara bertahap dengan menyiapkan sumber dayanya. Tak ketinggalan secara rutin berkomunikasi dengan Kementerian Kominfo untuk memperbaiki kekurangan dengan menambah fitur sehingga mudah dioperasionakan,” tuntasnya. (Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here